medcom.id, Tegal: Gempa berkekuatan 4,9 SR mengguncang wilayah Tegal, Jawa Tengah, pada pukul 01.05 WIB, Senin 23 Maret. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak maupun kerusakan akibat guncangan tersebut.
Anggota DPRD Kota Tegal, Eko Patrio Sumadi, mengaku terkejut saat merasakan guncangan dan mendengar gemuruh. "Kami kaget saja. Namun hingga kini belum ada laporan kerusakan atau dampak dari gempa tadi malam,”ujar Eko kepada Metrotvnews.com.
Guncangan pun dirasakan warga di kawasan selatan Kabupaten Tegal yang berdekatan dengan Gunung Slamet. Tapi mereka meyakini gempa bukan berasal dari Gunung Slamet.
"Pada data seismograf kami tercatat ada lintasan gempa , tapi bukan dari Gunung Slamet,” kata Kepala Posko Pengamatan Gunung Slamet Pemalang, Sudrajat.
Sementara itu, aktivitas warga berjalan normal. Tak ada kepanikan.
Gempa berpusat di di titik koordinat 6,85 Lintang Selatan dan 109,1 Bujur Timur, di wilayah Tegal. Pusat kedalaman gempa yaitu 15 Km.
medcom.id, Tegal: Gempa berkekuatan 4,9 SR mengguncang wilayah Tegal, Jawa Tengah, pada pukul 01.05 WIB, Senin 23 Maret. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak maupun kerusakan akibat guncangan tersebut.
Anggota DPRD Kota Tegal, Eko Patrio Sumadi, mengaku terkejut saat merasakan guncangan dan mendengar gemuruh. "Kami kaget saja. Namun hingga kini belum ada laporan kerusakan atau dampak dari gempa tadi malam,”ujar Eko kepada
Metrotvnews.com.
Guncangan pun dirasakan warga di kawasan selatan Kabupaten Tegal yang berdekatan dengan Gunung Slamet. Tapi mereka meyakini gempa bukan berasal dari Gunung Slamet.
"Pada data seismograf kami tercatat ada lintasan gempa , tapi bukan dari Gunung Slamet,” kata Kepala Posko Pengamatan Gunung Slamet Pemalang, Sudrajat.
Sementara itu, aktivitas warga berjalan normal. Tak ada kepanikan.
Gempa berpusat di di titik koordinat 6,85 Lintang Selatan dan 109,1 Bujur Timur, di wilayah Tegal. Pusat kedalaman gempa yaitu 15 Km.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RRN)