ilustrasi Medcom.id
ilustrasi Medcom.id

20 Mahasiswa dan Aktivis Makassar Ditangkap Saat Aksi Hari Tani

Muhammad Syawaluddin • 24 September 2020 21:01
Makassar: Sebanyak 20 aktivitas dan mahasiswa yang melakukan unjuk rasa memperingati hari tani nasional di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan. Mereka diamankan setelah terjadi kericuhan antar massa aksi dan kepolisian.
 
"Iya kita amankan tadi, untuk sementara ini ada 20 orang," kata, Kapolrestabes Makassar, Kombes Yudhiawan Wibisono, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis, 24 September 2020.
 
Baca: Peredaran Sabu 13 Kg dan Ribuan Pil Ekstasi di Makassar Digagalkan

Yudhi mengatakan puluhan mahasiswa dan aktivis itu ditahan saat aksi unjuk rasa yang dilakukan ricuh. Kericuhan yang terjadi mengakibatkan tiga polisi luka, yakni petugas Polsek Panakkukang dan dua lainnya dari Satuan Sabhara.
 
"Mereka kami amankan karena melukai tiga personel kepolisian," jelasnya.
 
Kasat Sabhara Polrestabes Makassar, Kompol Wahyu Basuki, mengatakan peristiwa itu berawal saat demo yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa dan aktivis di kantor DPRD Sulsel menyebabkan kemacetan di ruas jalan protokol.
 
Meski sudah mengimbau untuk tidak membuat kemacetan, namun mahasiswa dan aktivis yang melakukan unjuk rasa memperingati Hari Tani Nasional itu tidak memperdulikan bahkan melakukan perlawanan terhadap pihak kepolisian.
 
"Awalnya itu saat mereka demo di DPRD Sulsel mereka menutup jalan dan menyebabkan kemacetan yang panjang, apalagi saat ini pandemi covid-19 dan kita sudah imbau," ungkapnya.
 
Sementara Kordinator Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Sulawesi Selatan yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Rakyat Makassar, Kiki, mengatakan penangkapan ini merupakan tindakan brutal. Padahal aksi yang kami lakukan merupakan aksi yang sah secara hukum dan dilindungi oleh konstitusi.
 
"Mereka yang ditangkap seolah telah ditarget, karena polisi sudah bersiap-siap sejak awal bahkan tanpa memberikan himbauan sebelumnya," katanya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan