Warga merusak mobil ugal-ugalan di Malang (Foto / Metro TV)
Warga merusak mobil ugal-ugalan di Malang (Foto / Metro TV)

Pelaku Tabrak Lari Mobil Bergoyang di Malang Terancam Pidana

Nasional asusila Kota Malang Video Viral
Daviq Umar Al Faruq • 27 April 2022 15:43
Malang: Polisi menetapkan kasus mobil bergoyang di Kota Malang, Jawa Timur, yang viral di media sosial, Senin, 25 April 2022, sebagai kasus tabrak lari dan kecelakaan. Pelaku terancam dijerat dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
 
"Untuk sementara kita gunakan pasal terkait lalu lintas di mana di situ juga ada tabrak lari. Meskipun korbannya hanya material saja. Nanti kita gunakan pasal kecelakaan serta yang tabrak larinya. Pasal 312 Undang-Undang Lalu Lintas," kata Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol, Yoppi Anggi Khrisna, Rabu, 27 April 2022.
 
Yoppi menegaskan polisi hanya mendalami terkait kasus kecelakaan dan tabrak lari. Diakuinya, polisi tidak menyelidiki lebih lanjut terkait dugaan perbuatan mesum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau pemeriksaan laka lantas kita hanya menangani terkait kejadian tabrakannya. Masalah berbuat mesum ataupun tidak, kita tidak masuk ke wilayah itu," ujar dia.
 
Baca juga: Viral, Mobil Terparkir Bergoyang Kepergok Aparat Berujung Diamuk Warga
 
Di sisi lain, Yoppi memastikan tak ada korban daam insiden tersebut. Ia menerangkan, ada empat kendaraan yang ditabrak oleh mobil Innova sebelum dirusak warga. Di antaranya tiga sepeda motor dan satu mobil.
 
"Totalnya itu ada empat. Yaitu sepeda motor Yamaha Nmax, Honda PCX sama Yamaha Mio dan satu mobil Daihatsu Sigra."
 
Sementara itu, Kasat Samapta Polresta Malang Kota, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, mengaku, pihaknya saat ini masih mengamankan pelaku dan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut. Ia mengaku pihaknya juga menyelidiki terkait kasus perusakan mobil.
 
"Nanti dari hasil penyidikan dan pengembangan penyelidikan di lapangan nanti kita bisa tentukan langkah lebih lanjut. Sehingga masyarakat tidak membuat main hakim sendiri," katanya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif