Kawasan wisata ziarah Masjid Agung Banten lama di Kecamatan Kasemen terendam banjir. (Mulyana)
Kawasan wisata ziarah Masjid Agung Banten lama di Kecamatan Kasemen terendam banjir. (Mulyana)

2.298 Rumah Warga Terdampak Banjir di Kota Serang

Antara • 02 Maret 2022 08:34
Serang: Sebanyak 2.298 rumah warga di empat kecamatan, termasuk kawasan wisata ziarah Masjid Agung Banten di Kota Serang, Banten, terdampak banjir.
 
Kepala BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan data sementara BPBD setempat hingga hari ini, 2.298 rumah terdampak banjir yang tersebar di 32 titik lokasi di empat kecamatan. 
 
"Sebagian warga dievakuasi, ada juga beberapa lokasi yang airnya sudah surut," kata Diat, Rabu, 2 Maret 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Diat mengatakan sejumlah titik banjir di Kota Serang, yakni di Gerbang Perumahan Widya Asri Lontar Baru Kecamatan Serang dengan ketinggian air sekitar 1,5 meter dan sudah mulai surut
 
Selanjutnya, di lingkungan Angsoka Jaya Kelurahan Kasemen ketinggian air mencapai sekitar 2 meter dengan dampak 35 rumah terendam air. 
 
Baca juga: Pulau Tangkil Pesawaran Dijual di Facebook Rp75 Miliar
 
"Kondisi saat ini warga sudah dievakuasi," lanjut Diat.
 
Selain itu, menurutnya, di lingkungan Singandaru Kelurahan Serang ketinggian air sekitar 1,7 meter berdampak terhadap 70 rumah yang terendam.
 
Banjir juga merendam sekitar 300 rumah di lingkungan Kenari Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen. Banjir di lokasi tersebut ketinggian airnya mencapai sekitar 5 meter, sehingga sebagian warga harus dievakuasi.
 
"Ada juga rumah yang roboh, tanah longsor, dan pohon tumbang," kata Diat.
 
Diat menambahkan bantuan yang dibutuhkan warga korban banjir saat ini adalah makanan siap saji, pakaian dewasa dan anak-anak yang masih layak pakai, selimut, obat-obatan, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, air bersih, dan lampu (lentera).

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif