Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Josef A Nae Soi. Antara/Benny Jahang
Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur, Josef A Nae Soi. Antara/Benny Jahang

Warga NTT Diminta Waspada Suhu Panas Musim Kemarau

Nasional kebakaran hutan kemarau cuaca ekstrem kemarau dan kekeringan
Antara • 15 Mei 2022 13:52
Kupang: Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef A Nae Soi, meminta warga berbasis kepulauan itu mewaspadai suhu panas musim kemarau yang sedang melanda. Warga diminta tidak membakar hutan dan lahan untuk mencegah bencana kebakaran.
 
"Kondisi suhu udara di NTT saat ini sangat panas sehingga perlu diantisipasi terjadinya berbagai peristiwa bencana alam seperti kebakaran hutan dan lahan serta krisis air bersih," kata Josef A Nae Soi di Kupang, Minggu, 15 Mei 2022.
 
Baca: Pemkab Kupang Ingatkan Warga Waspada Kebakaran Lahan dan Hutan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan kasus kebakaran hutan dan lahan yang melanda NTT dalam beberapa tahun terakhir mencapai 10 kasus kebakaran dan 42 bencana kekeringan.
 
Kebakaran hutan dan lahan itu terjadi pada beberapa wilayah seperti di Kabupaten Ngada, Flores Timur, Sumba dan Pulau Timor.
 
"Daerah ini juga rawan terhadap kasus kebakaran hutan pada kawasan hutan lindung sehingga harus diwaspadai setiap pemerintah kabupaten/kota di NTT," jelasnya.
 
Menurut dia selain kebakaran hutan, kekeringan juga melanda daerah setiap musim kemarau dengan 42 kejadian bencana kekeringan.
 
"Bencana kekeringan ini juga berdampak pada terjadinya krisis air bersih, gagal panen dan gagal tanam karena kekurangan air untuk usaha pertanian," ungkap Josef.
 
Dia mengatakan warga NTT harus menjaga kelestarian lingkungan alam agar sumber air tetap tersedia sehingga selama musim kemarau persediaan air bersih tetap mencukupi.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif