Penyidik Polda Sumut telah melimpahkan berkas perkara kasus suntik vaksin kosong oknum dokter TGA ke Kejaksaan Tinggi Sumut . ANTARA/HO
Penyidik Polda Sumut telah melimpahkan berkas perkara kasus suntik vaksin kosong oknum dokter TGA ke Kejaksaan Tinggi Sumut . ANTARA/HO

Kasus Suntik Vaksin Kosong di Medan P21

Antara • 23 Februari 2022 05:30
Medan: Polda Sumatera Utara telah melimpahkan berkas perkara kasus suntik vaksin kosong yang melibatkan oknum dokter TGA ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sumut.
 
"Penyidik sudah melimpahkan berkas perkara tersebut untuk diteliti JPU Kejati Sumut," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi, di Medan, Selasa, 22 Februari 2022.
 
Hadi menyebutkan, berkas pemeriksaan oknum dokter yang menyuntikkan vaksin kosong sudah lengkap di tahap penyidikan, dan hari ini dilimpahkan ke Kejati Sumut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sampai saat ini korban dugaan suntik vaksin kosong di Sekolah Dasar (SD) Wahidin Sudirohusodo ada dua orang dan merupakan siswi di sekolah tersebut.
 
"Dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap darah kedua siswi tersebut tidak ditemukan kandungan vaksin dalam tubuh mereka. Dan sampel darah nonreaktif," ujarnya.
 
Baca: Kasus Suntik Vaksin Kosong di Medan Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
 
Hadi mengatakan, dalam kasus ini penyidik sudah memeriksa 20 orang lebih saksi yang terdiri dari ahli hingga korban.
 
"Oknum dokter yang terlibat kasus suntik vaksin kosong itu dikenakan Pasal 14 ayat 1 Undang-Undang Nomor Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. Status dokter tersebut sebagai tersangka," katanya pula.
 
Ketika ditanyakan jadwal sidang perkara kasus suntik vaksin kosong itu, Hadi mengatakan, menunggu hasil penelitian berkas penyidikan oleh JPU Kejati Sumut.
 
"Kami masih menunggu hasil penelitian JPU," ujar Hadi.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif