Banda Aceh: Pemerintah Aceh menggratiskan pemeriksaan covid-19, baik dengan metode tes cepat (rapid test) maupun uji sampel swab melalui laboratorium polymerase chain reaction (PCR) di rumah sakit umum daerah (RSUD).
Juru bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, mengatakan kebijakan itu tertuang dalam instruksi Gubernur Aceh nomor 10 tahun 2020 tentang percepatan pelaksanaan pemeriksaan covid-19 melalui tes cepat dan swab di Tanah Rencong.
"Bapak Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menginginkan supaya masyarakat tidak dibebani dengan biaya bila memeriksakan dirinya selama masa pandemi covid-19 ini," kata Saifullah di Banda Aceh, Jumat, 5 Juni 2020.
Baca: 141 Pasien Covid-19 di Sulawesi Tenggara Sembuh
Dia menilai bupati dan wali kota tentunya menginginkan hal yang sama agar masyarakat tidak terbebani. Instruksi itu ditujukan kepada kepala daerah agar segera melakukan tes cepat ataupun swab gratis, baik untuk kepentingan medis maupun nonmedis.
Gubernur menginstruksikan setiap kepala daerah agar segera memerintahkan kepala dinas kesehatan dan direktur RSUD untuk melaksanakan tes cepat tersebut.
"Rapid test tersebut dilakukan terhadap 20.200 orang di seluruh Aceh, dengan rincian kelompok sasaran, perkantoran 3.200 orang, dayah 6.700 orang, pedagang 4.400 orang, supermarket atau mall 2.350 orang, dan petugas kebersihan 3.550 orang," ujar Saifullah.
Banda Aceh: Pemerintah Aceh menggratiskan pemeriksaan covid-19, baik dengan metode tes cepat (rapid test) maupun uji sampel swab melalui laboratorium polymerase chain reaction (PCR) di rumah sakit umum daerah (RSUD).
Juru bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, mengatakan kebijakan itu tertuang dalam instruksi Gubernur Aceh nomor 10 tahun 2020 tentang percepatan pelaksanaan pemeriksaan covid-19 melalui tes cepat dan swab di Tanah Rencong.
"Bapak Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menginginkan supaya masyarakat tidak dibebani dengan biaya bila memeriksakan dirinya selama masa pandemi covid-19 ini," kata Saifullah di Banda Aceh, Jumat, 5 Juni 2020.
Baca:
141 Pasien Covid-19 di Sulawesi Tenggara Sembuh
Dia menilai bupati dan wali kota tentunya menginginkan hal yang sama agar masyarakat tidak terbebani. Instruksi itu ditujukan kepada kepala daerah agar segera melakukan tes cepat ataupun swab gratis, baik untuk kepentingan medis maupun nonmedis.
Gubernur menginstruksikan setiap kepala daerah agar segera memerintahkan kepala dinas kesehatan dan direktur RSUD untuk melaksanakan tes cepat tersebut.
"Rapid test tersebut dilakukan terhadap 20.200 orang di seluruh Aceh, dengan rincian kelompok sasaran, perkantoran 3.200 orang, dayah 6.700 orang, pedagang 4.400 orang, supermarket atau mall 2.350 orang, dan petugas kebersihan 3.550 orang," ujar Saifullah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)