Dampak banjir bandang di Luwu Utara, Sulawesi Selatan. (Foto: ANTARA/Indra)
Dampak banjir bandang di Luwu Utara, Sulawesi Selatan. (Foto: ANTARA/Indra)

SAR Lanjutkan Pencarian 15 Korban Banjir Luwu Utara

Antara • 16 Juli 2020 12:19
Makassar: Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan melanjutkan upaya pencarian 15 korban banjir bandang yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Senin, 13 Juli 2020.
 
"Hari ini dibagi menjadi enam SRU (Search Rescue Unit) untuk melakukan pencarian di daerah permukiman warga," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar, Mustari, Kamis, 16 Juli 2020.
 
Upaya pencarian korban banjir di daerah Masamba dilakukan mulai dari Kelapa Gading Asri dan Perumahan Graha, Jalan Masamba-Tomimi, Puncak Meli Patambua, Tugu Coklat, kawasan Jalan Ir Soekarno, sekitar Jalan Lesangi, dan perumahan sekitar bandara Andi Djemma.

Mustari mengatakan tim mengalami kendala menuju lokasi pencarian karena jalanan masih berlumpur dan batang pohon tumbang belum semuanya dibersihkan. Sekitar lima ratus petugas SAR dan potensi SAR mendukung upaya pencarian korban.
 
Baca juga: Korban Meninggal Banjir Luwu Utara Menjadi 24 Orang
 
Di Kabupaten Luwu Utara, banjir melanda Kecamatan Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke, dan Malangke Barat. Hingga hari ini bencana banjir di Luwu Utara menyebabkan 21 orang meninggal.
 
Selain itu, bencana banjir menyebabkan 4.930 rumah terendam, 10 rumah hanyut, 213 rumah tertimbun pasir bercampur lumpur, satu Kantor Koramil 1403-11 terendam air dan lumpur, jembatan antardesa terputus, dan jalan lintas provinsi tertimbun lumpur setinggi satu hingga empat meter.
 
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir memaksa 156 kepala keluarga yang terdiri atas 655 orang mengungsi dan berdampak pada 4.202 keluarga yang terdiri atas 15.994 orang.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>