Tim SAR gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan pencarian korban banjir bandang dan longsor di tengah laut.  Antara
Tim SAR gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan pencarian korban banjir bandang dan longsor di tengah laut. Antara

Pencarian Korban Banjir Bandang di Ngada NTT Terkendala Cuaca

Nasional banjir banjir bandang Bencana Banjir BMKG
Antara • 09 September 2021 14:41
Kupang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur menyatakan cuaca menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian seorang korban banjir bandang dan longsor. Korban masih belum ditemukan.
 
"Saat ini kita sedang dihadapkan dengan kondisi iklim yang kurang bersahabat seperti hujan dan juga angin sehingga cukup menyulitkan tim SAR," kata Kepala BPBD Ngada Ferdy Burah kepada di Kupang, Kamis, 9 September 2021.
 
Ferdy menjelaskan kontur wilayah Kabupaten Ngada terjal dan banyak tebing di sisi kiri dan kanan, sehingga sangat riskan. Tim SAR berhati-hati karena khawatir muncul longsor susulan atau banjir susulan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Apalagi hujan juga masih melanda daerah ini," katanya.
 
Baca: 2 Orang Hilang Banjir Bandang di Kabupaten Ngada NTT
 
Lebih lanjut, selain cuaca, alat-alat berat yang dibutuhkan untuk mengali lumpur juga sangat terbatas, apalagi banyak bebatuan yang ikut turun saat banjir bandang itu. Namun, katanya, proses pencarian akan terus dilakukan, mengingat satu korban belum berhasil ditemukan hingga saat ini.
 
Bencana longsor dan banjir bandang yang terjadi di Kampung Malapedho, Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara mengakibatkan lima unit rumah tertimbun longsor. Selain rumah dua orang anak kecil juga menjadi korban bencana tersebut dimana satu orang meninggal dunia satu lagi ditemukan dalam keadaan kaki kiri patah.
 
Sementara itu juga ada korban jiwa lainnya yakni suami istri, yang mana istrinya sedang mengandung lima bulan turut meninggal akibat rumahnya terseret banjir. Sementara suaminya hingga saat ini masih dalam pencarian oleh tim SAR.
 

 
*?Hai Sobat Medcom, terima kasih sudah menjadikan Medcom.id sebagai referensi terbaikmu. Kami ingin lebih mengenali kebutuhanmu. Bantu kami mengisi angket ini yuk  https://tinyurl.com/MedcomSurvey2021 dan dapatkan saldo Go-Pay/Ovo @Rp 50 ribu untuk 20 pemberi masukan paling berkesan. Salam hangat.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif