Medan: Curah hujan yang tinggi sebabkan banjir di Batu Bara, Sumatra Utara (Sumut), semakin meluas hingga menggenangi sepuluh desa. Pemerintah Kabupaten Batu Bara meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan pemerintah pusat diminta segera membantu.
Banjir setinggi hampir satu meter di Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Batu Bara merendam ratusan rumah warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batu Bara mencatat ada sekitar 2.000 rumah yang terendam.
“Data BPBD Batu Bara mencatat ada sekitar 2.000 rumah yang terendam banjir hingga hampir satu meter,” ujar presenter Metro TV Vera Bahasuan dalam tayangan Metro Pagi Primetime, Rabu, 18 Agustus 2021.
BPBD Batu Bara mempersiapkan pengungsian di beberapa titik. Pemkab BatuBara turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan pangan kepada para warga yang terdampak.
Wilayah Batu Bara merupakan daerah rawan bencana banjir karena berada di dataran rendah. Pemerintah Kabupaten pun meminta agar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat memberikan bantuan.
“Pihak Kabupaten Batu Bara memohon bantuan perbaikan wilayah kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” kata Vera.
Banjir yang menggenangi Batu Bara adalah banjir kiriman dari Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Asahan. Banjir terjadi karena sungai yang ada tidak dapat menampung debit air yang besar. (Widya Finola Ifani Putri)
Medan: Curah hujan yang tinggi sebabkan banjir di Batu Bara, Sumatra Utara (Sumut), semakin meluas hingga menggenangi sepuluh desa. Pemerintah Kabupaten Batu Bara meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dan pemerintah pusat diminta segera membantu.
Banjir setinggi hampir satu meter di Desa Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Batu Bara merendam ratusan rumah warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batu Bara mencatat ada sekitar 2.000 rumah yang terendam.
“Data BPBD Batu Bara mencatat ada sekitar 2.000 rumah yang terendam banjir hingga hampir satu meter,” ujar presenter
Metro TV Vera Bahasuan dalam tayangan
Metro Pagi Primetime, Rabu, 18 Agustus 2021.
BPBD Batu Bara mempersiapkan pengungsian di beberapa titik. Pemkab BatuBara turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan pangan kepada para warga yang terdampak.
Wilayah Batu Bara merupakan daerah rawan bencana banjir karena berada di dataran rendah. Pemerintah Kabupaten pun meminta agar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat memberikan bantuan.
“Pihak Kabupaten Batu Bara memohon bantuan perbaikan wilayah kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” kata Vera.
Banjir yang menggenangi Batu Bara adalah banjir kiriman dari Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Asahan. Banjir terjadi karena sungai yang ada tidak dapat menampung debit air yang besar.
(Widya Finola Ifani Putri) Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)