Ilustrasi Medcom.id
Ilustrasi Medcom.id

Kejati Papua Barat Ajukan Sidang Penyerangan Pos TNI Digelar di Makassar

Nasional mahkamah agung Papua Kejaksaan kelompok bersenjata di papua
Antara • 25 November 2021 20:21
Sorong: Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua Barat melayangkan surat kepada Mahkamah Agung agar enam tersangka penyerangan Pos TNI AD di Maybrat yang menewaskan empat orang prajurit dilaksanakan di Makassar. Hal ini dilakukan karena alasan keamanan.
 
"Namun belum ada jawaban dari Mahkamah Agung dan kami masih menunggu," kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Sorong Eko Nuryanto di Sorong, Kamis, 25 November 2021.
 
Ia menambahkan sampai saat ini berkas perkara keenam tersangka untuk disidangkan belum rampung dan masih dilengkapi oleh pihak kepolisian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: TNI Tambah 50 Personel Perkuat Koramil Suru-suru Yahukimo
 
Kepala Pengadilan Negeri Sorong Willem Marco Erari yang memberikan keterangan terpisah mengatakan pihaknya telah mendapat surat tembusan Kejaksaan Papua Barat untuk mengajukan kepada Mahkamah Agung agar sidang enam tersangka kasus penyerangan Pos TNI di Maybrat dialihkan ke Makassar.
 
Dia menambahkan sesuai dengan prosedur, seharusnya pengadilan yang mengajukan surat tersebut. Namun karena prosesnya sudah berjalan dan alasan keamanan sehingga kejaksaan mendahului mengajukan surat tersebut.
 
Sebelumnya, pada 2 September 2021, Pos TNI yang berada di Kabupaten Maybrat, Papua Barat, diserang oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang mengakibatkan empat prajurit TNI gugur.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif