medcom.id, Ciamis: Warga Kampung Bojongsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat geger dengan penemuan mayat nenek di sebuah rumah. Sosok nenek itu ternyata Esih Sukaesih sang pemilik rumah.
Wanita yang hidup sebatang kara ini ditemukan tergeletak di teras rumahnya oleh sang tetangga, Mimi, pukul 06.30 WIB dengan mulut berbusa. Esih juga masih memegang sebuah botol balsam.
Mimi datang ke rumah wanita paruh baya itu karena curiga melihat lampu rumah masih menyala. Sebab, biasanya, nenek Esih sudah dimatikan lampu rumah sejak subuh.
Tiba di depan rumah, saksi terkejut karena melihat Esih sudah terbujur kaku di atas lantai dengan posisi terlentang. "Mimi langsung lapor," ujar Ketua RT setempat, Wawan Setiawan, Jumat (12/12/2014).
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib. Berdasarkan hasil olah kejadian perkara petugas Satreskrim Polres Ciamis, penyebab kematian korban diduga akibat benturan pada bagian belakang kepala saat terjatuh. Petugas pun menemukan lebam di wajahnya.
Polisi menduga sang nenek juga mengalami over dosis. Ini melihat busa yang keluar dari mulut korban.
"Diduga akibat over dosis setelah mengkonsumsi jenis obat tertentu," ujar Kapolsek Ciamis Komisaris Mujiran.
Dugaan polisi ini dikuatkan oleh kerabat serta tetangga. Sepengetahuan warga, nenek itu tidak memiliki riwayat penyakit epilasi.
Namun, guna memastikan penyebab kematian Esih, jenazah dibawa ke RSUD Kabupaten Ciamis untuk diotopsi. Sementara kasusnya ditangani oleh Unit Reskrim Polsekta Ciamis.
medcom.id, Ciamis: Warga Kampung Bojongsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat geger dengan penemuan mayat nenek di sebuah rumah. Sosok nenek itu ternyata Esih Sukaesih sang pemilik rumah.
Wanita yang hidup sebatang kara ini ditemukan tergeletak di teras rumahnya oleh sang tetangga, Mimi, pukul 06.30 WIB dengan mulut berbusa. Esih juga masih memegang sebuah botol balsam.
Mimi datang ke rumah wanita paruh baya itu karena curiga melihat lampu rumah masih menyala. Sebab, biasanya, nenek Esih sudah dimatikan lampu rumah sejak subuh.
Tiba di depan rumah, saksi terkejut karena melihat Esih sudah terbujur kaku di atas lantai dengan posisi terlentang. "Mimi langsung lapor," ujar Ketua RT setempat, Wawan Setiawan, Jumat (12/12/2014).
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib. Berdasarkan hasil olah kejadian perkara petugas Satreskrim Polres Ciamis, penyebab kematian korban diduga akibat benturan pada bagian belakang kepala saat terjatuh. Petugas pun menemukan lebam di wajahnya.
Polisi menduga sang nenek juga mengalami over dosis. Ini melihat busa yang keluar dari mulut korban.
"Diduga akibat over dosis setelah mengkonsumsi jenis obat tertentu," ujar Kapolsek Ciamis Komisaris Mujiran.
Dugaan polisi ini dikuatkan oleh kerabat serta tetangga. Sepengetahuan warga, nenek itu tidak memiliki riwayat penyakit epilasi.
Namun, guna memastikan penyebab kematian Esih, jenazah dibawa ke RSUD Kabupaten Ciamis untuk diotopsi. Sementara kasusnya ditangani oleh Unit Reskrim Polsekta Ciamis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BOB)