Komandan Sektor 7 Satgas Citarum Harum, Kolonel Kav Purwadi, menunjukkan pabrik membuang limbah ke Sungai Citarum, Kabupaten Bandung. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi
Komandan Sektor 7 Satgas Citarum Harum, Kolonel Kav Purwadi, menunjukkan pabrik membuang limbah ke Sungai Citarum, Kabupaten Bandung. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Satgas Citarum Harum Tindak 3 Pabrik Pembuang Limbah

Nasional pencemaran lingkungan pengolahan limbah
Antara • 07 Oktober 2020 15:48
Bandung: Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum Sektor 7 menindak tegas tiga pabrik yang membuang limbah ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang berpotensi menyebabkan pencemaran air.
 
Komandan Sektor 7 Satgas Citarum Harum, Kolonel Kav Purwadi, mengatakan ketiga pabrik itu berada di kawasan Kecamatan Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung.
 
"Sampai tahun ini masih ada lagi (pabrik buang limbah), masih ada, jadi mereka masih belum sadar, memanfaatkan kelengahan petugas," kata Purwadi di Kabupaten Bandung, Rabu, 7 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 149 Pasien Covid-19 di Palangkaraya Masih Menjalani Perawatan
 
Dia menjelaskan penindakan ini dilakukan dengan mengecor dan menutup langsung saluran pembuangan limbah dari pabrik yang melanggar. Petugas TNI dari Sektor 7 menurutnya langsung turun ke saluran pembuangan limbah tersebut untuk melakukan penindakan.
 
Menurut Purwadi pabrik menggunakan berbagai modus saat melakukan pembuangan limbah. Di antaranya melakukan aksi tersebut pada malam hari, pada saat hujan turun, atau pada saat hari libur.
 
"Juga mereka memanfaatkan kelengahan petugas pas kita lagi ada kesibukkan kegiatan di tempat lain," jelasnya.
 
Meski sudah ditindak dengan ditutup salurannya, dia mengatakan pihaknya tetap melaporkan penemuan tersebut ke Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat serta pihak kepolisian untuk pemberian sanksi.
 
Selain itu Sektor 7 Citarum Harum juga terus menggandeng masyarakat untuk mengawasi apabila ada pabrik yang masih membandel. Jika ada masyarakat yang melaporkan pabrik yang kedapatan membuang limbah ke sungai, maka ia tidak sungkan untuk memberi apresiasi.
 
"Kami kan sudah beri peringatan, sudah di atas materai, begitu ada pelanggaran lagi, ya kami tutup," ujarnya.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif