Bandung: Dua minggu usai penyuntikan vaksin yang pertama, vokalis band Noah, Nazril Ilham alias Ariel mengaku sering mengantuk. Kini Ariel kembali ikut penyuntikan vaksin dosis kedua di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung, Kamis, 28 Januari 2021.
Ariel menuturkan usai penyuntikan vaksin dosis pertama pada 14 Januari, sempat kaget ketika bangun tidur. Ia berhalusinasi merasakan sesuatu yang tidak biasa namun setelah dicek suhu tubuhnya menunjukan angka 36,3 derajat celsius.
"Hari kedua pas bangun tidur cuma perasaan kayak demam. Tapi ternyata tidak, cuma perasaan saja," ucap Ariel, di RSKIA Bandung.
Selain itu, Ariel mengungkapkan tidak merasakan efek samping yang mengganggu kondisi tubuhnya. Dampak yang paling kentara hanya mengantuk lebih awal dari hari-hari sebelum penyuntikan.
Baca juga: Polda Jabar Tindak Lanjuti Laporan soal Lahan Megamendung
"Kalau dari penyuntikan pertama sebenarnya tidak terasa apa-apa. Tapi saat pukul 20.00 WIB, lumayan mengantuk. Padahal saya biasa tidur pukul 03.00 WIB pagi. Sisanya tidak ada yang aneh," ungkap dia.
Menurut Ariel, tak ada yang berbeda dari proses penyuntikn kedua ini. Hanya ada tambahan pertanyaan tentang rekam jejak riwayat kondisi kebugaran selama dua pekan terakhir.
"Tadi kurang lebih sama prosesnya, daftar pertanyaan tentang keadaan kita. Cuma tambahannya, setelah divaksin kemarin ditanya ada gejala apa dan memang tidak ada apa apa. Jadi oke bisa divaksin lagi," sahutnya.
Mengingat posisinya sebagai salah satu influencer untuk sosialisasi vaksin, Ariel mengaku enggan melebih-lebihkan informasi. Pelantun Bintang Di Surga ini lebih memilih untuk bercerita apa adanya tentang yang dia rasakan.
"Kalau mau sosialisasi saya coba yang netral. Tidak terlalu kasih tahu berlebihan tentang teori. Hanya hal yang benar-benar saya alami. Dan itu yang mungkin perlu mereka tahu," jelasnya.
Bandung: Dua minggu usai penyuntikan
vaksin yang pertama, vokalis band Noah, Nazril Ilham alias Ariel mengaku sering mengantuk. Kini Ariel kembali ikut penyuntikan vaksin dosis kedua di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung, Kamis, 28 Januari 2021.
Ariel menuturkan usai penyuntikan vaksin dosis pertama pada 14 Januari, sempat kaget ketika bangun tidur. Ia berhalusinasi merasakan sesuatu yang tidak biasa namun setelah dicek suhu tubuhnya menunjukan angka 36,3 derajat celsius.
"Hari kedua pas bangun tidur cuma perasaan kayak demam. Tapi ternyata tidak, cuma perasaan saja," ucap Ariel, di RSKIA Bandung.
Selain itu, Ariel mengungkapkan tidak merasakan efek samping yang mengganggu kondisi tubuhnya. Dampak yang paling kentara hanya mengantuk lebih awal dari hari-hari sebelum penyuntikan.
Baca juga:
Polda Jabar Tindak Lanjuti Laporan soal Lahan Megamendung
"Kalau dari penyuntikan pertama sebenarnya tidak terasa apa-apa. Tapi saat pukul 20.00 WIB, lumayan mengantuk. Padahal saya biasa tidur pukul 03.00 WIB pagi. Sisanya tidak ada yang aneh," ungkap dia.
Menurut Ariel, tak ada yang berbeda dari proses penyuntikn kedua ini. Hanya ada tambahan pertanyaan tentang rekam jejak riwayat kondisi kebugaran selama dua pekan terakhir.
"Tadi kurang lebih sama prosesnya, daftar pertanyaan tentang keadaan kita. Cuma tambahannya, setelah divaksin kemarin ditanya ada gejala apa dan memang tidak ada apa apa. Jadi oke bisa divaksin lagi," sahutnya.
Mengingat posisinya sebagai salah satu
influencer untuk sosialisasi vaksin, Ariel mengaku enggan melebih-lebihkan informasi. Pelantun Bintang Di Surga ini lebih memilih untuk bercerita apa adanya tentang yang dia rasakan.
"Kalau mau sosialisasi saya coba yang netral. Tidak terlalu kasih tahu berlebihan tentang teori. Hanya hal yang benar-benar saya alami. Dan itu yang mungkin perlu mereka tahu," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MEL)