Ilustrasi. (Medcom.id/Rhobi Sani)
Ilustrasi. (Medcom.id/Rhobi Sani)

Dua Terminal di Kota Bandung Siap Layani Pemudik

Nasional Mudik Lebaran kota bandung Lebaran 2022 Mudik Lebaran 2022
Media Indonesia.com • 20 April 2022 13:05
Bandung: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, tengah bersiap untuk melayani masyarakat yang hendak mudik maupun balik pada H-7 dan H+7 yang mulai berlangsung pada 25 April sampai 10 Mei 2022.
 
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bandung, Ricky Gustiadi mengatakan, bus yang disediakan untuk mengangkut pemudik baik di Terminal Cicaheum atau Terminal Leuwipanjang jumlahnya cukuplah memadai. Karena itu, warga atau pemudik tidak perlu khawatir kekurangan bus saat momen mudik lebaran nanti.
 
"Kami pun tentu mesti menjamin kondisi busnya itu layak jalan atau tidak, lalu administrasi perizinannya lengkap atau tidak, dan kondisi pengemudinya juga baik atau tidak. Kami pun akan terapkan protokol kesehatan (prokes) di sepanjang jalan jalur mudik," ujarnya, Rabu, 20 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ricky meminta para pemudik yang hendak pulang ke kampung halamannya itu minimal sudah divaksin dan diharuskan menggunakan masker saat mudik atau tidak melakukan pembicaraan dan makan atau minum di sepanjang jalan guna mencegah penyebaran kasus covid-19.
 
Baca juga: Rest Area Tol Kanci-Pejagan Dilengkapi Toilet Air Panas
 
"Dishub juga menyediakan posko kesehatan di Terminal Cicaheum dan Terminal Leuwipanjang selama H-7 dan H+7. Soal vaksin, kami akan berkoordinasi dengan kepolisian juga TNI dan Dinas Kesehatan karena mereka yang punya kewenangan dan dipastikan juga saat kegiatan mudik tidak ada ganjil genap atau putar balik dengan catatan pemudiknya sudah divaksin dan menerapkan prokes," terangnya.
 
Mengenai daya tampung di dua terminal tersebut, Ricky menjelaskan untuk Terminal Cicaheum bisa menampung sebanyak 6.000 sampai 7.000 penumpang per hari dan kendaraan 156. Sedangkan di Terminal Leuwipanjang kapasitas bisa lebih banyak, yakni sekitar 70 ribu atau 80 ribu penumpang per hari dan kendaraan sekitar 300 lebih.
 
Sementara itu Analis Kebakaran Ahli di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Cecep Rustandi, mengingatkan kepada warga yang hendak meninggalkan rumah untuk mudik lebaran, agar memberi tahu aparat kewilayahan RT atau RW, jika rumah akan ditinggal mudik,. Jangan lupa memberi nomor kontak darurat kepada pihak kewilayahan agar mudah dihubungi, kalau-kalau terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
 
Baca juga: 800 Personel Polda Kalbar Siaga Amankan Mudik Lebaran
 
"Saat hendak mudik cabut semua alat elektronik yang ada di rumah. Sebab, alat elektronik yang terus tersambung bisa memicu panas dan terjadinya arus pendek dan berpotensi memicu kebakaran, jadi harus dipastikan semua alat listrik tercabut," ujarnya. 
 
Selain alat elektronik, kata Cecep, sebelum mudik pastikan kompor gas di rumah dalam keadaan mati. Tidak hanya itu, setelah kompor dimatikan, cabut selang regulator dari gas elpiji dan juga perlu membungkus bagian sumber aliran gas dengan kain dan plastik. Hal ini merupakan upaya pencegahan tabung gas anda bocor kendati regulatornya sudah dicabut.
 
"Kami juga mengingatkan agar tidak meninggalkan hewan peliharaan di rumah saat mudik, solusinya, bisa mencari tempat penitipan hewan dan menitipkannya. Jadi jika rencananya hewan peliharaan tidak akan dibawa, mulai sekarang bisa mencari tempat penitipan hewan. Dan kami juga mengingatkan masyarakat jangan ragu menghubungi Diskar PB untuk penanggulangan bencana kebakaran di nomor 113," jelas dia.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif