Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di BSD Tangerang.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di BSD Tangerang.

Usai BSD, Ajang Balap Jalanan Direncanakan Digelar di Meikarta Cikarang

Nasional balapan liar balap mobil Kabupaten Tangerang Street Race Polda Metro Jaya
Hendrik Simorangkir • 24 April 2022 21:08
Tangerang: Ajang balapan jalanan (street race) di kawasan BSD Tangerang memasuki hari ketiga dengan menggelar ajang balap mobil. 100 mobil berpartisipasi dalam ajang adu balap yang digelar Polda Metro Jaya itu.
 
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, animo yang mengikuti ajang street race untuk mobil sangat tinggi. Terbukti, walau baru digelar perdana peminatnya hingga seratusan yang mengikuti.
 
"Luar biasa untuk pertama kalinya kita coba street race untuk mobil, Alhamdulillah peminatnya cukup banyak, cukup seru," ujarnya, Minggu, 24 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Sambodo selama tiga hari perhelatan street race yang berlangsung di BSD Tangerang ini, berjalan dengan lancar tanpa hambatan.
 
"Selama tiga hari street race ini berjalan aman, lancar, tertib, animo masyarakat luar biasa dan Alhamdulillah tidak ada insiden dalam tiga hari ini," katanya.
 
Sambodo menuturkan, dirinya menyadari banyaknya permintaan terhadap acara tersebut agar dihelat dalam sepekan sekali di BSD Tangerang. Namun, lanjutnya, pihaknya masih terbentur dengan izin pemilik tempat.
 
Baca: Ngabuburit Street Race Akan Digelar di Tangerang
 
"Iya ini kan sebetulnya lahannya punya BSD, kita minta izin dulu, dikasih enggak sama yang punya lahan? Kan gitu. Karena ini kan masuk perumahan, ada warga sekitar. Kalau diizinkan bisa kita pertimbangkan," jelasnya.
 
Sementara, Wakil Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Rifat Sungkar menuturkan, pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap ajang balap ini terutama dari mobil. Pasalnya, banyak peminat yang tidak berkesempatan ikut berpartisipasi.
 
"Nah kita kan belum pernah gelar street race mobil, hari ini ada 100 mobil kita batasin, supaya kita tahu marketnya seberapa besar. Jadi habis ini kita evaluasi bagaimana cara menampung mobil-mobil ini supaya mereka juga kebagian acara," kata Rifat. 
 
Rifat menjelaskan dalam acara ini rencananya akan diikutsertakan semua peminat. Hal itu bertujuan untuk memberi ruang terhadap pembalap yang biasa turun di balap liar untuk mengikuti ajang balap yang telah difasilitasi kepolisian.
 
"Selama ini balap liar jadi musuh kita semua karena meresahkan. Jadi ini tujuan utamanya adalah memberikan fasilitas untuk mereka meluangkan aspirasi mereka, yang selama ini meresahkan masyarakat, justru bisa menyenangkan masyarakat," jelasnya.
 
Usai di kawasan BSD Tangerang, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membidik street race selanjutnya di kawasan Meikarta, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
 
"Nanti kita lihat, mungkin awal Juni digelar (Street race di Meikarta). Masalahnya, kalau Mei kita masih ada Operasi Ketupat," ujar Sambodo.
 
Sambodo menuturkan, nantinya gelaran street race di Meikarta akan ada inovasi terbaru, setelah melihat dua tempat yang sudah dimulai terlebih dahulu. 
 
"Rencananya akan kita gabungkan antara balapan mobil, balapan motor. Nanti mudah-mudahan ada drifting, ada slalom, ada pameran mobil, ada pameran motor, ada pentas seni, festival band, itu jadi satu. Ke depan acaranya bisa lebih heboh lagi," jelasnya.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif