Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. (foto: Medcom.id/Farhan)
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. (foto: Medcom.id/Farhan)

Berusia Lanjut, Wali Kota Tangsel Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Booster

Nasional tangerang selatan vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Booster
Farhan Dwitama • 12 Januari 2022 12:06
Tangerang: Puluhan kelompok lanjut usia (Lansia) di Tangerang Selatan, Banten, mulai menerima dosis vaksin booster yang dilakukan perdana di RSU Tangerang Selatan, di Jalan Raya Padjajaran, Pamulang, Rabu, 12 Januari 2022. 
 
Mengawali pemberian dosis vaksin tersebut, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie yang telah berusia 63 tahun diberikan perdana vaksinasi booster.
 
"Ini adalah kick off pertama pelaksanaan booster di Tangsel. Target kita adalah diutamakan lansia yang sudah mendpaatkan 6 bulan dosis kedua," jelas dia gedung 3 RSU Tangsel, Rabu, 12 Januari 2022. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menerangkan, berdasarkan data penerima dosis vaksin ke dua, jumlah lansia yang akan menerima dosis booster berjumlah sekitar 100 ribuan jiwa. 
 
"Dikalkulasi kurang lebih 100 ribu orang se Tangsel. Ditambah lagi kalangan remaja dan anak - anak," ucapnya.
 
Baca juga: Bima Arya Minta Holywings Satu Visi dengan Kota Bogor
 
Benyamin menerangkan, pada tahap awal pemberian vaksin booster ini akan diberikan di fasilitas kesehatan milik pemerintah seperti di RSU dan Puskesmas. 
 
"Saya berharap dengan kick off ini pelayanan vaksinasi dilaksanakan di fasilitas kesehatan milik pemerintah, RSU Pamulang kemudian puskesmas. Insyaallah juga RSU Serpong Utara dan Pondok Aren kita siapakan untuk prlayanan vaksin booster," jelas dia. 
 
Setelah menerima dosis vaksin booster, dirinya mengaku bertambah percaya diri dalam menunaikan tugas dan jabatannya sebagai wali kota. 
 
"Saya merasa yakin menambah keyakinan mudah-mudahan tidak ada kipi. Saya merasa yakin bahwa saya dengan aktvitas saya, vaksinasi lengkap dengan booster ini saya bisa dilengkapi dengan prokes. Bisa menyangkal penularan korona dan khususnya omicron," jelas dia.  
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif