Yogyakarta: Publik digemparkan kasus kejahatan jalanan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), khususnya di kota Yogyakarta. Kasus klitih membuat nama baik Yogyakarta yang dikenal sebagai kota ramah turis tercoreng.
Hal tersebut berpotensi merugikan sektor pariwisata di DIY. “Menurut kami (klitih) kontraproduktif dengan apa yang dilakukan oleh sektor pariwasata yang mengutamakan hospitality, keramahan, keamanan, kenyamanan,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Singgih Raharja dalam tayangan Newsline di Metro TV, Rabu, 06 April 2022.
Teranyar, diduga kasus klitih memakan korban jiwa menggemparkan publik. Apalagi, korban merupakan anak anggota DPRD.
Baca: Bukan Korban Klitih, Anak Anggota DPRD Diduga Tewas Gara-Gara Tawuran
Singgih berharap kasus tersebut segera ditindak tegas. Jika tidak, hal serupa akan kembali berulang. Apalagi, saat ini sektor pariwisata di Yogyakarta sudah perlahan-lahan bangkit akibat dilanda pandemi selama dua tahun. (Hana Nushratu)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan