ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

BNPT: Perempuan Berpotensi Tinggi Jadi Sasaran Radikalisme

Antara • 31 Maret 2022 17:24
Kaltara: Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengajak seluruh perempuan di Kalimantan Utara terlibat aktif dalam mencegah penyebaran paham radikal dan terorisme. Sebab, potensi radikalisme cenderung lebih tinggi menyasar kaum perempuan.
 
"Jadi, kegiatan ini sangat penting dalam mengedukasi perempuan terkait bahaya radikalisme dan terorisme," ujar Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Utara Datu Iskandar Zulkarnaen, Kamis, 31 Maret 2022.
 
Berdasarkan survei BNPT, indeks potensi radikalisme cenderung lebih tinggi di kalangan perempuan, urban, generasi muda, dan masyarakat yang aktif di media sosial. Artinya, keempat entitas tersebut harus diwaspadai dan menjadi sasaran utama dalam melakukan kontraradikalisme dan kontraterorisme.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi kami lihat bersama indeks radikalisme di kalangan perempuan dan masyarakat urban mencapai 12,3 persen, kemudian kalangan generasi Z mencapai 12,7 persen, dan milenial 12,4 persen," ucap dia.
 
Selain itu, mereka yang mencari konten keagamaan di internet mencapai 12,3 persen. Sementara yang ikut menyebarkan konten keagamaan sebesar 13,3 persen.
 
Baca: BNPT Sebut Kaltara Rawan Radikalisme dan Terorisme
 
Dalam acara tersebut, FKPT Kalimantan Utara mendatangkan sejumlah narasumber, yakni Kasubdit Bina Dalam Lapas BNPT Kol. Czi. Roedy Widodo, Tenaga Ahli Menteri KomunikasI, Informatika Devie Rahmawati, dan Kepala Satuan Intelkam Polres Tarakan AKP Aris Kelana.
 
"Alhamdulillah antusias perempuan di Kaltara cukup tinggi yang mengikuti. Ada dari organisasi kemahasiswaan perempuan, organisasi kemasyarakatan, dan lainnya dalam ruang lingkup stakeholder wanita. Mudah-mudahan tujuan kami tercapai dalam agenda ini," ujarnya.
 
Sementara itu, salah satu peserta dari kelompok mahasiswa, Sisca, mengaku acara seperti itu harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
 
"Apalagi untuk kalangan pelajar dan mahasiswa yang sangat memerlukan edukasi sebagai upaya deteksi dini," kata Sisca.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif