Lokasi longsor di Nagreg, Kabuten Bandung, Jawa Barat. Istimewa
Lokasi longsor di Nagreg, Kabuten Bandung, Jawa Barat. Istimewa

Bantuan Tak Kunjung Tiba, Warga Nagreg Swadaya Renovasi Rumah Terdampak Longsor

Roni Kurniawan • 23 Mei 2022 19:15
Bandung: Warga Kampung Pasirhuut, Desa Bojong, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung terpaksa membersihkan sisa runtuhan longsor yang terjadi pada 13 Maret 2022. Hal itu menyusul tak kunjung datangnya bantuan yang dijanjikan oleh Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna.
 
Ohin, 62, yang rumahnya rusak tertimpa material longsor mengaku pasrah. Sejauh ini, tak ada bantuan yang datang dari pemerintah kabupaten maupun pihak desa setempat.
 
"Belum (belum ada bantuan) bilangnya sabar aja sabar,  waktu itu sudah (ketemu Bupati) kan waktu kejadian Bupati datang, waktu itu dibilang sebelum Ramadan segerakan, tapi tidak ada," kata Ohin di rumahnya, Kampung Pasirhuut, Desa Bojong, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Senin, 23 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ohin yang menderita lumpuh semakin tidak berdaya dan hanya berharap kepada bantuan warga sekitar dan pemerintah. Ohin mengaku bersyukur dengan adanya bantuan swadaya dari masyarakat.
 
"Saya kan tidak bisa kemana-mana, jadi minta bantuan saja, modal tidak punya, tapi aduh (bantuan) pemerintah desa tidak ada. Sekarang ini ada (bantuan), Alhamdulillah dari ormas bantuan, bantuan swadaya masyarakat tidak dipaksa seridhanya aja," ucapnya.
 
Baca: Seluruh Korban Longsor di Cijeruk Bogor Sudah Dievakuasi
 
Di lokasi yang sama, Perwakilan dari Organisasi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat-IB) Budiman, 45, mengaku bantuan yang diberikan merupakan hasil swadaya masyarakat tanpa melibatkan pihak pemerintah. Pihaknya khawatir ada akibat lebih parah jika sisa longsoran tidak segera diperbaiki.
 
"Kalau masalah anggaran Pekat yang ngambil, Batu, Semen, Pasir dan semua, kalau masyarakat kita tidak pemaksaan, jadi tidak ada dari masyarakat ataupun dari pihak desa," ucapnya.
 
Budiman menuturkan, perbaikan rumah maupun tembok longsoran dilakukan bersama masyarakat setempat. Setidaknya sepanjang 22 meter tembok penahan tanah dan tiga rumah akan renovasi.
 
"Sekarang pondasi, kemudian rumah rumah, ini kita naikin dulu (dipagar) ini kita ukur runtuhan nya sepanjang 22 Meter, kemudian ada tiga rumah yang kemarin rusak juga kita perbaiki," tandasnya. 
 
Sebelumnya, Longsor terjadi Kampung Pasirhuut, Desa Bojong, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung pada 13 Maret 2022. Akibatnya, satu orang meninggal dunia, dan tiga rumah rusak tertimpa longsoran.
 
Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna meninjau lokasi sehari kemudian dan berjanji memberikan bantuan renovasi.
 
"Rumah-rumah yang mengalami kerusakan akan diperbaiki. Nanti di assesment, berapa anggaran yang dibutuhkan untuk perbaikan rumah yang mengalami kerusakan akibat longsor tersebut," ucap Dadang.
 
(WHS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif