Presiden Joko Widodo di lokasi longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah-- MI/Liliek Dharmawan
Presiden Joko Widodo di lokasi longsor di Banjarnegara, Jawa Tengah-- MI/Liliek Dharmawan

13 Alat Berat Bersihkan Tanah Longsor di Jalur Dieng-Bumiayu

Arif Hulwan • 15 Desember 2014 14:54
medcom.id, Banjarnegara: Longsoran tanah yang memutus jalur Dieng-Bumiayu, Banjarnegara, Jawa Tengah, ditargetkan bersih dalam lima hari. 13 alat berat dikerahkan untuk membuka jalur distribusi tersebut.
 
"Tunggu lima hari, saya rasa baru bisa (bersih)," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/12/2014).
 
Longsoran tanah, lanjut dia, menutupi ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Wanayasa dan Karang Kobar, Banjarnegara. Longsor terjadi di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Karang Kobar, Banjarnegara.

Alat berat yang dikerahkan seperti eskavator dan bulldozer, untuk mengeruk jutaan kubik tanah longsor. "Alat ini kita kirim supaya bisa tembus ke dalam (lokasi bencana)," imbuh dia.
 
Sebelumnya, pakar geologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Dwikorita Karnawati mengatakan, wilayah Karang Kobar merupakan zona yang paling rawan longsor.
 
Struktur tanah di daerah tersebut, menurutnya, lemah dengan posisi kemiringan lerengnya cukup terjal.
 
Di sisi lain, ada jalur patahan di daerah itu. Akibatnya, batu sebagai fondasi tanah menjadi rapuh. Alhasil, saat hujan turun air akan terserap ke tanah. Jika air yang tergenang cukup banyak, maka tanah akan mudah longsor.
 
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan, longsoran itu telah mengubur lebih dari 100 warga. Korban tewas diketahui sudah 46.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>