Bupati Kabupaten Sumenep Busyro Karim. (Foto: Medcom.id/Rahmatullah)
Bupati Kabupaten Sumenep Busyro Karim. (Foto: Medcom.id/Rahmatullah)

SMP-SMA di Sumenep Boleh Selenggarakan KBM Tatap Muka

Nasional New Normal Kenormalan Baru
Rahmatullah • 01 Juli 2020 15:35
Sumenep: Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memberikan lampu hijau penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar (KBM) khususnya jenjang SMP dan SMA, secara tatap muka.
 
Namun, Bupati Kabupaten Sumenep Busyro Karim menyatakan, izin hanya diberikan kepada sekolah yang wilayahnya berstatus zona hijau covid-19. Terutama di wilayah kepulauan.
 
"Kebijakan ini untuk SMA dan SMP, khususnya di kepulauan kecuali Talango. Karena Talango zona merah," kata Busyro Karim, Rabu, 1 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Busyro membeberkan ada empat syarat yang harus dipenuhi berkaitan dengan penyelenggaraan KBM. Selain zona hijau, daerah-daerah di Kepulauan Sumenep juga wajib menerapkan tatanan kebijakan membuka kembali KBM SMP dan SMA sederajat. Di antaranya berada di zona hijau, bisa menerapkan tatanan kehidupan baru, juga mendapatkan izin orang tua siswa dan pemerintah daerah.
 
Baca juga:Disebut Kotor, Diduga Jadi Pemicu Penggemar Bakar Mobil Via Vallen
 
"Itu baru di tingkat kebijakan, saya masih harus tahu persiapannya. Kalau sudah siap dengan ketentuan tatanan kehidupan baru bisa dibuka," paparnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Carto, menambahkan segera melakukan koordinasi dengan lembaga pendidikan di wilayah kepulauan.
 
"Kalau yang di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep sudah siap. Kalau melihat aturan nasional bisa dibuka Juli 2020," ucap dia.
 
Carto mengungkapkan pada tahap pertama pihaknya lebih dulu menjadwalkan rapid test bagi guru, terutama yang berasal dari wilayah daratan. Sehingga potensi penularan virus korona di kepulauan bisa diantisipasi.
 
"Kalau siswa kan pasti berasal dari daerah setempat. Tidak ada siswa dari daratan yang sekolah di kepulauan. Kalau guru ini yang perlu kita rapid test dulu sebelum berangkat," jelas dia.
 

(MEL)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif