Sirkuit Mandalika pada momentum WSBK 2021. (ANTARA/Dhimas B.P.)
Sirkuit Mandalika pada momentum WSBK 2021. (ANTARA/Dhimas B.P.)

Penonton WSBK Mandalika 2022 Diprediksi Capai 40 Ribu

Antara • 22 September 2022 15:05
Praya: Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menyatakan, jumlah penonton pada ajang World Superbike (WSBK) di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada 11-13 November 2022 diperkirakan mencapai 40 ribu penonton.
 
"Jumlah penonton tahun ini diperkirakan lebih banyak dari tahun lalu yang mencapai 20 ribu penonton," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, H Lendek Jayadi di Praya, Kamis, 22 September 2022.
 
Ia mengatakan, dengan asumsi jumlah penonton dua kali lipat dengan tahun sebelumnya, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa mengalami peningkatan. Karena sebelumnya, PAD dari ajang WSBK itu sekitar Rp2,5 miliar, sehingga target PAD dari pajak hiburan itu bisa mencapai Rp5 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihaknya optimistis pelaksanaan WSBK pada tahun ini bisa lebih maksimal dari tahun sebelumnya, karena semua pihak belajar dari pengalaman sebelumnya, yang banyak kekurangan baik dari segi infrastruktur maupun dari Sumber Daya Manusia (SDM).
 
Baca juga: Lombok Tengah Siapkan 5.058 Kamar Dukung WSBK

“Namun yang terpenting kita harus memastikan ketersediaan kamar kita habis dimanfaatkan," katanya.
 
Ia mengatakan terkait persoalan ada penonton yang tidak tertampung, itu hal lain. Lendek berharap daya serap kamar bisa dimaksimalkan untuk menampung penonton yang menginap.
 
Apabila hal itu tak terlaksana, artinya promosi dan penjualan yang dilakukan pengusaha akomodasi wisata tak maksimal.
 
"Kalaupun ribuan kamar itu nantinya sudah habis terjual oleh penonton, disiapkan alternatif lain yakni penyediaan rumah-rumah warga. Ada 5.058 kamar yang tersedia baik dari hotel maupun Homestay," terang dia.
 
Selain itu, dinas sudah menyampaikan kepada para pelaku Homestay dan Sarhunta untuk bekerja sama juga dengan masyarakat melakukan identifikasi masyarakat mana yang memiliki rumah yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi akomodasi alternatif. Pemerintah Daerah juga saat ini sedang mengusulkan adanya penurunan harga tiket, agar jumlah penonton juga bisa lebih banyak.
 
"Saat ini sedang dilakukan identifikasi terkait rumah warga dan memang kita juga memanfaatkan desa wisata yang nantinya bisa juga dikunjungi oleh para penonton,” jelasnya.
 
(MEL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif