Demak: Sebuah pabrik pengolahan pupuk di Mranggen, Kabupaten Demak terbakar hebat petang tadi selepas Magrib pukul 18.00 WIB, Kamis, 21 Juli 2022. Beruntung kebakaran terjadi usai jam pulang karyawan.
Sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Semarang dikerahkan untuk memadamkam api. Api diduga berasal dari genset di ruang penyimpanan pupuk. Hingga saat ini api dilaporkan masih membesar.
Dari pantauan Metro TV di lokasi, api membesar karena terdapat bahan-bahan kimia yang mudah terbakar dan tersulut api. Dari lokasi sempat terdengar beberapa kali ledakan.
Hingga saat ini, BPBD Kota Semarang bekerja sama dengan petugas pemadam kebakaran masih mencari sumber air untuk memadamkan api. Petugas kesulitas mencari sumber air karena arus lalu lintas di Jalan Pantura Semarang-Demak ikut tersendat.
"Jadi kami mendapatkan informasi dari pihak perusahaan terbakar awal letupan di dalam kami belum bisa mengungkapkan penyebab kebakaran ini," kata Kapolres Demak, AKBP Budy Adhy Buono saat dihubungi Metro TV, Kamis, 21 Juli 2022.
Budy melanjutkan hingga kini, tim masih berjibaku memadamkam api. Unit Forensik dari Polda Jawa tengah dan unit TKP akan melakukan olah kejadian usai api berhasil dipadamkan.
Demak: Sebuah pabrik pengolahan pupuk di Mranggen, Kabupaten Demak
terbakar hebat petang tadi selepas Magrib pukul 18.00 WIB, Kamis, 21 Juli 2022. Beruntung kebakaran terjadi usai jam pulang karyawan.
Sebanyak 8 unit mobil
pemadam kebakaran dari Kota Semarang dikerahkan untuk memadamkam api. Api diduga berasal dari genset di ruang penyimpanan pupuk. Hingga saat ini api dilaporkan masih membesar.
Dari pantauan Metro TV di lokasi,
api membesar karena terdapat bahan-bahan kimia yang mudah terbakar dan tersulut api. Dari lokasi sempat terdengar beberapa kali ledakan.
Hingga saat ini, BPBD Kota Semarang bekerja sama dengan petugas pemadam kebakaran masih mencari sumber air untuk memadamkan api. Petugas kesulitas mencari sumber air karena arus lalu lintas di Jalan Pantura Semarang-Demak ikut tersendat.
"Jadi kami mendapatkan informasi dari pihak perusahaan terbakar awal letupan di dalam kami belum bisa mengungkapkan penyebab kebakaran ini," kata Kapolres Demak, AKBP Budy Adhy Buono saat dihubungi Metro TV, Kamis, 21 Juli 2022.
Budy melanjutkan hingga kini, tim masih berjibaku memadamkam api. Unit Forensik dari Polda Jawa tengah dan unit TKP akan melakukan olah kejadian usai api berhasil dipadamkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WHS)