Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi
Ilustrasi. Medcom.id/Rakhmat Riyandi

Listrik Jabodetabek Hingga Bandung Padam

Surya Perkasa, Roni Kurniawan • 04 Agustus 2019 12:53
Jakarta: Jaringan listrik wilayah Jabodetabek hingga Bandung, Jawa Barat, padam. Hal ini membuat warga Jabodetabek hingga Bandung mengeluh karena mengganggu aktivitas mereka.
 
Aditya, warga Kedoya, Jakarta Barat, menyebut listrik padam Minggu pagi, 4 Agustus 2019. "Enggak tahu jam berapa mati. Tapi pas bangun jam 08.00 WIB, sudah tidak hidup," kata warga Kedoya Selatan, Kebon Jeruk ini.
 
Listrik juga dilaporkan mati di daerah penyangga Ibu Kota seperti Bogor dan Tangerang Selatan. Welly, warga Pamulang, Tangerang Selatan, menyebut listrik mati Minggu siang.

"Listrik mati dari 11.56 WIB. Jadinya sinyal jelek."
 
Padamnya listrik ini juga berdampak ke pelayanan publik seperti KRL dan MRT di Jabodetabek.
 
Tim Operation Control Center (OCC) MRT mendeteksi 4 kereta ratangga terhenti di antara stasiun bawah tanah dan saat ini dalam proses evakuasi. Pintu Platform Screen Door (PSD) dibuka secara manual untuk proses evakuasi.
 
"Tim Operasi dan Pemeliharaan saat ini memastikan seluruh proses evakuasi berjalan dengan aman," kata Corsec Division Head PT MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin.
 
Aktivitas warga Bandung terganggu
 
Aliran listrik di wilayah Kota Bandung mati sejak pukul 12.30 WIB. Seluruh aktivitas toko di Kota Bandung pun tersendat terutama yang hendak bertransaksi menggunakan mesin.
 
Berdasarkan pantauan Medcom.id, sejumlah toko di Jalan Ahmad Yani (Kosambi) tidak bisa melakukan transaksi menggunakan e-money atau debit. Pasalnya aliran listrik yang mati sejak siang tadi.
 
"Enggak bisa bayar melalui debit, listrik mati barusan," ujar Uko, salah seorang pemilik toko olahraga di kawasan Kosambi, Kota Bandung, Minggu, 4 Agustus 2019.
 
Selain itu, sejumlah warga juga mempertanyakan atas matinya aliran listrik. Sejumlah rumah tampak gelap dan warga memilih untuk diam di luar rumah.
 
"Lagi nonton barusan tiba-tiba mati. Baru sekitar 15 menitan lalu mati," kata Imas, salah seorang warga Gatot Subroto, Kota Bandung.
 
Tidak adanya aliran listrik membuat warga berhenti dari aktivitas terutama yang kerap menggunakan listrik termasuk bengkel serta jasa percetakan.
 
Hingga kini warga masih menunggu informasi melalui gadget di beberapa media sosial. "Tadi liat di twitter mah lagi ada gangguan PLN. Mudah-mudahan enggak lama," pungkas Imas.
 
Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Warga mengeluhkan dengan kejadian mati lampu secara mendadak tanpa ada pemberitahuan terlebuh dahulu.
 
"Harusnya ada pemberitahuan, kalau gini kan bisa ngerusak alat elektronik, karena tiba-tiba mati semua. Padahal lagi nyuci juga tadi," kesal Fitri, warga Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SUR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>