Anakan sapi milik warga Bantul miliki dua mulut dan tiga mata. Medcom.id/Ahmad Mustaqim
Anakan sapi milik warga Bantul miliki dua mulut dan tiga mata. Medcom.id/Ahmad Mustaqim

Anak Sapi di Bantul Punya 2 Mulut dan 3 Kelopak Mata

Nasional binatang langka/hewan langka
Ahmad Mustaqim • 04 November 2019 18:22
Bantul: Seekor anak sapi (pedet) milik warga di Dusun Cengkehan, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, lahir dalam kondisi tak biasa. Pedet tersebut terlihat memiliki dua mulut.
 
Selain itu, pedet berbulu merah tersebut juga memiliki tiga kelopak mata. Karena belum lama lahir, pedet tersebut belum bisa berdiri tegak.
 
Pedet berkelamin betina tersebut merupakan milik warga bernama Aldani. Satu kelopak mata pedet itu terdapat dua bola mata. Jadi, pedet tersebut memiliki empat bola mata.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aldani mengatakan pedetnya lahir pada Sabtu, 2 November 2019 sekitar pukul 21.00 WIB. Ia mengatakan sapi tersebut merupakan jenis limousin.
 
Proses melahirkan sapi diketahui anaknya sang pemilik. “Habis anak saya ngabari, saya ke kandang membersihkan,” kata dia di Bantul, Senin, 4 November 2019.
 
Aldani baru merasa janggal saat membersihkan pedet yang baru lahir itu. Ia mulanya mengira pedet itu dalam kondisi normal. Padahal, sapi pada umumnya memiliki satu mulut dan dua mata. Kondisi itu kemudian menarik perhatian warga.
 
“Pas saya lap (bersihkan) kepalanya itu kok saya lihat mulutnya ada dua, dan matanya ada tiga. Tapi ya sudah, mungkin rezekinya dari Allah digariskan seperti ini," katanya.
 
Ia mengatakan indukan sapi sebelum hamil lebih dulu dilakukan kawin suntik. Proses sekali menyuntik itu si sapi langsung mengandung pedet. Di sisi lain, selama hamil induk sapi tak ada indikasi tingkat yang aneh.
 
Saat ini pedet tersebut berusia dua hari. Pedet itu masih tertatih untuk berdiri. Di sisi lain, pedet tersebut kesulitan untuk menyusu ke induknya.
 
Aldani menyatakan pedet belum bisa menyusu ke induknya. Ia mengatakan harus member bantuan agar pedet bisa mendapatkan asupan susu.
 
“Akhirnya saya bantu (diperahkan susu), lalu diminumkan pakai dot. Sehari dua kali (memberikan minum),” kata dia.

 

(ALB)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif