Kasus ibu bunuh anak di Semarang. Foto: Dok/Metro TV
Kasus ibu bunuh anak di Semarang. Foto: Dok/Metro TV

Kasus Ibu Bunuh Anak di Semarang, Tersangka Takut Pulang Karena Hutang

MetroTV • 19 Mei 2022 15:13
Semarang: Penyidik Polrestabes Semarang mengungkap fakta baru hasil pemeriksaan terkait kasus ibu yang membunuh anaknya di kamar hotel. Ia ternyata tak hanya memiliki utang kepada pinjaman online (pinjol) senilai Rp38 Juta, namun juga menghabiskan uang deposito keluarga senilai Rp1,2 miliar.
 
"Penyidik mendapatkan fakta baru terkait alasan pelaku membunuh balitanya. Berdasarkan pemeriksaan lanjutan, ternyata tersangka takut pulang ke rumah bukan semata persoalan tagihan pinjol sebesar Rp38 juta," kata presenter Metro TV, Sumi yang dalam tayangan Metro Siang di Metro TV, Kamis, 19 Mei 2022.
 
Awalnya R dituding mengalami depresi akibat pinjol sebesar Rp 38 juta. Fakta baru ditemukan, tersangka telah menghabiskan uang deposito keluarga sebesar Rp 1,2 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau kemarin terkesan karena pinjol senilai Rp 38 juta, ternyata dibalik itu ada permasalahan yang lebih besar. Dimana R dipercaya memegang deposito senilai Rp 1,25 miliar dan ternyata habis dipakai," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Dony Sardo Lumbantoruan
 
Uang tersebut digunakan tersangka tanpa sepengetahuan suaminya untuk kepentingan belanja online dan liburan sejak 2019. Hal ini lah yang membuat tersangka stress dan takut hingga terjadi pembunuhan terhadap anaknya sendiri di dalam kamar hotel.
 
Sebelumnya, kasus ini terungkap pada Selasa, 10 Mei 2022. Polisi mendapat laporan dari management hotel yang menemukan seorang wanita gagal bunuh diri di dalam kamar. Namun, ditempat yang sama polisi juga menemukan balita dalam kondisi tewas yang diduga dibunuh terlebih dahulu oleh tersangka R. (Fauzi Pratama Ramadhan)
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif