Gunungan sampah di TPST Piyungan. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)
Gunungan sampah di TPST Piyungan. (Foto: Medcom.id/Ahmad Mustaqim)

Pemerintah DIY Siapkan Solusi Pengelolaan Sampah di TPST Piyungan

Nasional pencemaran Sampah Lingkungan Hidup Yogyakarta Sampah plastik
Ahmad Mustaqim • 10 Mei 2022 20:23
Yogyakarta: Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diblokir sejak 7 Mei 2022 menimbulkan dampak nyata. Kabupaten Bantul, Sleman, hingga Kota Yogyakarta kesulitan membuang sampah bahkan Kota Yogyakarta berstatus darurat sampah.
 
Wakil Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan ESDM DIY, Kusno Wibowo, mengatakan TPST Piyungan memperoleh kiriman sampah sekitar 700 ton per hari. Saat ini kondisi TPST Piyungan masih memakai lahan eksisting seluas 12,5 hektare.
 
Menurut dia Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) DIY sudah dilakukan optimalisasi dan penataan TPST Piyungan untuk membentuk timbulan sampah menjadi terasering dan mengoptimalkan kapasitas yang tersedia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kementerian PUPR melalui BPPW DIY telah melaksanakan peningkatan kapasitas TPST Piyungan dengan melakukan penataan sel sampah membentuk terasering, optimalisasi Instalasi Pengolahan Lindi, dan perbaikan sarana prasarana di sel eksisting TPA Piyungan," kata Kusno di Yogyakarta, Selasa, 10 Mei 2022.
 
Baca: Pemkot Yogyakarta Siapkan Solusi Berjangka Atasi Masalah Sampah
 
Dia menjelaskan Pemerintah DIY juga melakukan pekerjaan berupa pemasangan pipa lindi, pekerjaan jalan inspeksi di sel eksisting, pemasangan listrik untuk instalasi pengolahan lindi, dan pekerjaan drainase permukiman di Dusun Bawuran, Kalurahan Sitimulyo.
 
Di sisi lain, kapasitas lahan sel eksisting di TPST Piyungan setelah dilakukan optimalisasi tidak bisa menampung sampah hingga akhir tahun 2022 akibat jumlah timbunan sampah kian meningkat.
 
Menurut Kusno pemerintah DIY berencana mengembangkan TPST Piyungan agar dapat terus beroperasi untuk mengelola sampah dari wilayah Kota Yogyakarta, Sleman, dan Bantul. Ia menyebut ada dua rencana yang dipersiapkan, yakni mengolah berdasarkan teknologi dan pembangunan TPST transisi.
 
"Pengembangan ini direncanakan menggunakan skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Untuk proses pengembangan TPA (Tempat Pemprosesan Akhir) Regional Piyungan menggunakan skema KPBU saat ini sudah masuk dalam tahap penyiapan studi kelayakan Proyek KPBU dan direncanakan baru beroperasi di tahun 2026," jelas Kusno.
 
TPA Transisi Regional Piyungan direncanakan memiliki luasan sekitar 2,1 hektare dan direncanakan mulai bisa operasi akhir Agustus 2022. Ia menyatakan penyiapan pelaksanaan pembangunan TPA Transisi itu membutuhkan tenaga kerja dan peralatan yang cukup banyak. Menurut dia, Pemerintah DIY berupaya memenuhi kebutuhan tenaga kerja dengan memaksimalkan partisipasi warga setempat.
 
Dinas PUP ESDM DIY, tambahnya, juga melaksanakan pengadaan lahan seluas 5,8 hektare di Dusun Ngablak, Desa Sitimulyo untuk pengembangan TPA Piyungan dengan skema KPBU pada TA 2022 dan TA 2023. Selain itu, juga pembangunan drainase permukiman TPA Piyungan di Dusun Banyakan dan Dusun Ngablak, Desa Sitimulyo yang direncanakan pada tahun 2023.
 
Sekretaris Pemerintah Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan pemblokiran akses masuk TPST Piyungan menjadi pembahasan pemerintah setempat. Selain mengupayakan perpanjangan operasional TPST Piyungan, pihaknya juga menyebut pentingnya kontribusi pemerintah kabupaten/kota menekan volume sampah di kawasan hulu.
 
"Persoalan pengolahan sampah tidak hanya pada kawasan hilir, melainkan juga hulu. Yang harus dilakukan selain dibuang di tempat sampah, sampah kudu dipilah dulu mana yang organik mana yang anorganik. Perlu edukasi ke masyarakat tentang sampah, selain berdampak pada pemandangan tidak nyaman, juga berdampak pada kesehatan," ungkap Baskara.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif