medcom.id, Manokwari: Polres Manokwari, Papua Barat, menangkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan perampokan rumah yang dilakukan perlajar di bawah umur.
Kepala satuan Reskrim, Polres Manokwari, Papaua barat, AKP Tommy Pontororing, mengatakan, dalam satu minggu pihaknya menangkap 10 anak pelajar. Lima orang spesialsi pencurian motor dan lima orang sindikat pencurian di rumah-rumah. Dari tangan pelaku polisi menyita 30 motor curian, uang tunai Rp 35 juta, puluhan gram emas dan barang berharga lainnya. “Berdasarkan hasil pemeriksan, anak-anak di barah umur ini menghabiskan uang curiannya untuk menginap di hotel-hotel mewah di Kota Manokwari,” kata Tommy, Selasa (3/2/2015).
Tommy mengungkapkan, aksi yang mereka lakukan dengan menggunakan sandi, yaitu sandi dorong gerobak artinya mendorong sepeda motor dari lokasi kejadian, sedangkan sandi rusak gerobak yaitu dengan merusak sepeda motor dan mengutak-atik kunci kemudian bawa lari motor. “Kami sangat menyayangkan kreatifitas yang meraka lakukan sangat negatif. Anak-anak pelajar ini sangat lihai melancarkan aksinya untuk mencuri sepeda moror,” ujarnya.
Polres Manokwari hingga saat ini masih menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang menjadi pengajar anak pelajar untuk mencuri.
medcom.id, Manokwari: Polres Manokwari, Papua Barat, menangkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan perampokan rumah yang dilakukan perlajar di bawah umur.
Kepala satuan Reskrim, Polres Manokwari, Papaua barat, AKP Tommy Pontororing, mengatakan, dalam satu minggu pihaknya menangkap 10 anak pelajar. Lima orang spesialsi pencurian motor dan lima orang sindikat pencurian di rumah-rumah. Dari tangan pelaku polisi menyita 30 motor curian, uang tunai Rp 35 juta, puluhan gram emas dan barang berharga lainnya. “Berdasarkan hasil pemeriksan, anak-anak di barah umur ini menghabiskan uang curiannya untuk menginap di hotel-hotel mewah di Kota Manokwari,” kata Tommy, Selasa (3/2/2015).
Tommy mengungkapkan, aksi yang mereka lakukan dengan menggunakan sandi, yaitu sandi dorong gerobak artinya mendorong sepeda motor dari lokasi kejadian, sedangkan sandi rusak gerobak yaitu dengan merusak sepeda motor dan mengutak-atik kunci kemudian bawa lari motor. “Kami sangat menyayangkan kreatifitas yang meraka lakukan sangat negatif. Anak-anak pelajar ini sangat lihai melancarkan aksinya untuk mencuri sepeda moror,” ujarnya.
Polres Manokwari hingga saat ini masih menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang menjadi pengajar anak pelajar untuk mencuri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FZN)