Bupati Bogor Ade Yasin. (Foto: Medcom.id/Rizky)
Bupati Bogor Ade Yasin. (Foto: Medcom.id/Rizky)

Warga Bogor Kena PHK Dapat Bantuan Rp2,5 Juta

Nasional Virus Korona bantuan PHK covid-19 Ade Yasin
Antara • 16 Oktober 2020 15:23
Cibinong: Bupati Bogor, Ade Yasin, mengaku sudah menyiapkan bantuan sosial (bansos) khusus untuk warganya yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) selama pandemi covid-19. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai senilai Rp2,5 juta.
 
"Ini bentuk tindak lanjut dari pemulihan ekonomi korban PHK, akan mendapat bantuan Rp2,5 juta," ucapnya di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat, 16 Oktober 2020.
 
Dia menilai, Pemerintah Kabupaten Bogor sudah menyiapkan pagu anggaran Rp28 miliar dalam APBD Perubahan Tahun 2020 untuk pemulihan ekonomi, berupa bansos korban PHK terdampak pandemi dan bantuan permodalan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ade menyebutkan, khusus bagi penerima bantuan korban PHK akan didata oleh dinas tenaga kerja (disnaker) melalui masing-masing kantor kecamatan. Sedangkan bantuan modal UMKM dikelola oleh dinas koperasi dan UMKM.
 
"Kalau kuota, kami serahkan sesuai hasil verifikasi, jumlah totalnya Rp28 miliar, orangnya didata disnaker dan dinas koperasi dan UMKM melalui kecamatan," kata Ketua Satgas covid-19 Kabupaten Bogor itu.
 
Baca:Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Jepara 84 Persen
 
Dia berharap, bulan ini dana bantuan sosial pemulihan ekonomi tersebut bisa dicairkan, setelah pendataan di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor rampung.
 
Sementara itu, Plt Kepala Disnaker Kabupaten Bogor, Yous Sudrajat, menyebutkan ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi setiap calon penerima bantuan sosial. Seperti surat keterangan PHK, kartu identitas diri, dan lain-lain.
 
Dia menerangkan, dokumen persyaratan calon penerima PHK didaftarkan dari masing-masing kantor kecamatan ke hingga 21 Oktober 2020.
 
"Untuk terhimpunnya data korban PHK dampak covid-19 yang valid dalam bentuk softcopy dan hardcopy, maka limit waktu penyampaian data masing-masing kecamatan ke disnaker diperpanjang sampai 21 Oktober 2020," kata Yous.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif