Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary. (Foto: Istimewa)
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary. (Foto: Istimewa)

Kabupaten Tangerang Belum Beri Izin Keramaian

Nasional Virus Korona pandemi covid-19 Protokol Covid-19
Hendrik Simorangkir • 01 Desember 2020 16:05
Tangerang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bakal menyetop izin segala berbagai kegiatan yang mengundang kerumunan massa selama pandemi covid-19. Hal itu menyusul adanya kerumunan di acara haul akbar Syekh Abdul Qodir Al-Jailani di Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyyah, Kampung Cilongok, Pasar Kemis, Minggu, 29 November 2020.
 
Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar, mengatakan peniadaan izin keramaian yang berpotensi menimbulkan kerumunan tersebut merupakan bentuk evaluasi dari kejadian di Ponpes Al-Istiqlaliyyah.
 
"Terpaksa izin acara keramaian ke depan kami tiadakan dan tidak diperbolehkan. Tidak ada lagi opsi untuk acara digelar dengan syarat protokol kesehatan," kata Zaki saat dikonfirmasi, Selasa, 1 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Kepala Daerah di Jatim Diminta Bentuk Satgas Vaksinasi Covid-19
 
Zaki menjelaskan Pemkab Tangerang mengevaluasi adanya dugaan pelanggaran protokol kesehatan covid-19 yang terjadi di acara haul akbar. Acara yang menimbulkkan kerumunan itu dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah, mulai dari Tangerang Raya, Jawa Barat, hingga Lampung.
 
Zaki mengaku Pemkab Kabupaten telah meminta panitia untuk meniadakan acara, pada akhirnya disepakati opsi pembatasan penyelenggaraan. Penyelenggara hanya mengundang 1.500 orang atau 20 persen dari kapasitas tempat acara.
 
"Kenyataannya jemaah yang datang ke lokasi acara membeludak dan tak terkendali meski ada 800 personel kepolisian yang berjaga. Ini pengalaman berharga bahwa ternyata niat baik dari tim satgas ini ternyata bisa menjadi sudut pandang yang berbeda bagi masyarakat," jelasnya.
 
Sebelumnya agenda haul akbar Syekh Abdul Qodir Al-Jailani rutin digelar setiap tahunnya. Pada penyelenggaraan ke-62 tahun ini, acara diselenggarakan di tengah pandemi covid-19.
 
Pihak panitia telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Tangerang terkait izin menggelar acara. Dalam koordinasi itu muncul dua opsi, yakni penyelenggaraan haul akbar ditunda atau dibatasi.
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif