Palu: Satu jenazah ditemukan mengapung di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, diduga anak buah kapal KM Lintas Timur yang tenggelam di Selat Taliabo, Provinsi Maluku Utara. Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan/Basarnas Kota Palu Basrano mengatakan jenazah diduga ABK KM Lintas Timur ditemukan oleh nelayan setempat mengenakan jaket pelampung.
"Ciri-ciri jenazah tersebut mengenakan celana pendek hitam dan kaos berkerah warna gelap, serta ada tato di lengan sebelah kanan," kata Basrano di Palu, Sabtu, 9 Juni 2019.
Baca: Keluarga Nakhoda KM Lintas Timur Menanti Kabar
Setelah menerima informasi penemuan mayat sekitar pukul 10.30 WITA, Basrano langsung memerintahkan KM SAR Bhisma menuju lokasi penemuan korban untuk selanjutnya dievakuasi.
Guna memastikan benar atau tidaknya jenazah tersebut korban kapal tenggelam, tim SAR menyerahkan jenazah ke pihak Rumah Sakit Luwuk untuk diindentifikasi.
"Jenazah ditemukan sekitar tujuh mil dari garis pantai Desa Bolubung, Kecamatan Bulagia Utara, Kabupaten Banggai," jelas Basrano.
Baca: Keluarga Nakhoda KM Lintas Timur Menanti Kabar
Hingga Sabtu petang atau hari ke lima kegiatan SAR bangkai kapal dan awak KM Lintas Timur yang melibatkan TNI-AL, TNI-AU, TNI-AD dan Polri baru menemukan dua korban, satu selamat serta satu meninggal dunia.
Dia memaparkan, proses pencarian kapal tenggelam di sekitar perairan Banggai hingga laut Banda melibatkan helikopter Super Puma HR 3213 milik TNI-AU dari lanud Hasanuddin Makassar yang beroperasi sejak Jumat 7 Juni 2019 yang mengangkut sekitar 14 personel.
Sebelumnya Super Puma dikerahkan, satu pesawat intai Boeng 737.200 TNI-AU juga terlibat dalam misi pencarian bangkai KM Lintas Timur di perairan bagian Timur Sulawesi Tengah.
"Kegiatan SAR dilakukan melalui jalur udara dan laut guna mengoptimalkan pencarian bangkai kapal dan awak KM Lintas Timur yang masih tersisa 16 orang," pungkas Basrano.
Palu: Satu jenazah ditemukan mengapung di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, diduga anak buah kapal KM Lintas Timur yang tenggelam di Selat Taliabo, Provinsi Maluku Utara. Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan/Basarnas Kota Palu Basrano mengatakan jenazah diduga ABK KM Lintas Timur ditemukan oleh nelayan setempat mengenakan jaket pelampung.
"Ciri-ciri jenazah tersebut mengenakan celana pendek hitam dan kaos berkerah warna gelap, serta ada tato di lengan sebelah kanan," kata Basrano di Palu, Sabtu, 9 Juni 2019.
Baca:
Keluarga Nakhoda KM Lintas Timur Menanti Kabar
Setelah menerima informasi penemuan mayat sekitar pukul 10.30 WITA, Basrano langsung memerintahkan KM SAR Bhisma menuju lokasi penemuan korban untuk selanjutnya dievakuasi.
Guna memastikan benar atau tidaknya jenazah tersebut korban kapal tenggelam, tim SAR menyerahkan jenazah ke pihak Rumah Sakit Luwuk untuk diindentifikasi.
"Jenazah ditemukan sekitar tujuh mil dari garis pantai Desa Bolubung, Kecamatan Bulagia Utara, Kabupaten Banggai," jelas Basrano.
Baca:
Keluarga Nakhoda KM Lintas Timur Menanti Kabar
Hingga Sabtu petang atau hari ke lima kegiatan SAR bangkai kapal dan awak KM Lintas Timur yang melibatkan TNI-AL, TNI-AU, TNI-AD dan Polri baru menemukan dua korban, satu selamat serta satu meninggal dunia.
Dia memaparkan, proses pencarian kapal tenggelam di sekitar perairan Banggai hingga laut Banda melibatkan helikopter Super Puma HR 3213 milik TNI-AU dari lanud Hasanuddin Makassar yang beroperasi sejak Jumat 7 Juni 2019 yang mengangkut sekitar 14 personel.
Sebelumnya Super Puma dikerahkan, satu pesawat intai Boeng 737.200 TNI-AU juga terlibat dalam misi pencarian bangkai KM Lintas Timur di perairan bagian Timur Sulawesi Tengah.
"Kegiatan SAR dilakukan melalui jalur udara dan laut guna mengoptimalkan pencarian bangkai kapal dan awak KM Lintas Timur yang masih tersisa 16 orang," pungkas Basrano.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEN)