Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan (kanan). (Foto: Medcom.id/Amal)
Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan (kanan). (Foto: Medcom.id/Amal)

Polisi Kesulitan Tangkap Veronica Koman di Australia

Nasional Kerusuhan Manokwari
Amaluddin • 21 November 2019 18:40
Surabaya: Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan memastikan kasus provokasi dengan tersangka Veronica Koman (VK) tetap berjalan. Saat ini, kata Luki, penanganan kasus berada di pusat, yakni antar pemerintah Indonesia dengan Australia.
 
"Sekarang untuk hubungan dan koordinasi terkait dengan Veronica Koman ini ada di tingkat atas. Yang jelas kalau VK sudah berada di Indonesia, saya yang akan jemput langsung ke Jakarta," kata Luki, di Surabaya, Kamis, 21 November 2019.
 
Luki mengaku telah melakukan berbagai upaya paksa untuk menangkap VK. Mulai dari pemanggilan, penerbitan daftar pencarian orang (DPO), pencabutan paspor, hingga menelusuri rekening dan menemukan aliran dana yang mencurigakan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun sampai saat ini, VK belum juga memenuhi panggilan polisi. Kasus yang juga ditangani oleh pemerintah ini masih terus dilakukan upaya pendekatan guna memulangkan VK..
 
"Yang jelas kalau VK datang ke Indonesia, ya akan kita proses. Karena ini sekarang levelnya pemerintah kita dan Australia," ujarnya.
 
Polda Jatim pada September lalu telah menetapkan Veronica Koman sebagai tersangka kasus ujaran kebencian dan penyebaran berita hoaks, terkait insiden di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Jalan Kalasan Surabaya, pada 17 Agustus 2019.
 
Akibat perbuatannya, Veronica disangkakan pasal berlapis yakni UU ITE KUHP Pasal 160 KUHP dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 serta Undang-Undang Nomor 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Suku, Etnis dan Ras.

 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif