Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi. (Foto: Medcom.id)

Kenaikan Upah Diharapkan Tak Berat Sebelah

Nasional upah ump
Farhan Dwitama • 29 Oktober 2019 12:29
Tangerang: Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meminta kenaikan upah minimum kota (UMK) tak berat sebelah. Ia ingin kenaikan UMK bisa diterima semua pihak.
 
“Jangan sampai penentuan upah ini merugikan pekerja atau pelaku usaha,” ujarnya, Selasa, 29 Oktober 2019.
 
Benyamin mengaku telah mendengar prediksi kenaikan upah di Tangsel mencapai Rp4,1 juta dari sebelumnya Rp3,8 juta. Kenaikan 8,51 persen yang dihitung Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang Selatan diharapkan tak menimbulkan gejolak di dunia usaha.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saya enggak mau, gara-gara itu pengusaha hengkang dari Tangsel dan memindahkan usahanya ke wilayah lain," ungkapnya.
 
Kendati tebersit akan menimbulkan gejolak, Benyamin mengatakan problem sosial seperti ini bisa kembali dibicarakan. Ia hanya khawatir pengusaha yang hengkang akan menyisakan puluhan ribu pekerja yang diputus hubungan kerja.
 
"Saya sangat berharap mereka tidak pindah, kita kompromikan saja,” lanjut dia.
 
Menurut Benyamin perhitungan angka kenaikan UMK hingga Rp4,1 juta dihitung oleh Disnaker Tangsel, dengan memerhatikan rumusan PP 78 tahun 2015 tentang Pengupahan. Sedangkan kenaikan upah yang diinginkan didasarkan pada koefisien hidup layak.
 
"Tapi finalnya, akan dimusyawarahkan dengan tiga komponen pekerja, pemerintah daerah, dan dengan para pengusaha. Saya berharap ada titik temu. Memang pasti ada tarik ulur, tapi berapa finalnya nanti dari pengusaha juga punya angka dari data itu,” pungkasnya.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif