Susi Damayanti dan Maharani, 16, siswi berprestasi pelajar SMPN 1 Parungpanjang, Kabupaten Bogor, di SMAN28 Cisauk, Kabupaten Tangerang.  Foto: Medcom.id
Susi Damayanti dan Maharani, 16, siswi berprestasi pelajar SMPN 1 Parungpanjang, Kabupaten Bogor, di SMAN28 Cisauk, Kabupaten Tangerang. Foto: Medcom.id

Siswa Berprestasi Jengkel Harus Bersaing karena Zonasi

Nasional PPDB 2019
Farhan Dwitama • 18 Juni 2019 11:46
Tangerang: Susi Damayanti, 16, pelajar SMPN 1 Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berharap bisa menembus sekolah yang dia impikan sejak lama, yakni di SMAN 28 Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Namun, Susi kesal karena sistem zonasi yang diterapkan Kementerian Pendidikan dalam penerimaan siswa baru.
 
"Memang tujuannya bagus buat pemerataan. Tapi kesalnya juga kita sudah belajar susah payah, kalah hanya karena jarak," kata Susi, di SMAN 28 Cisauk, Kabupaten Tangerang, Selasa, 18 Juni 2019.
 
Dia menilai harusnya pemerintah dan sekolah harus memperhatikan siswa yang bersungguh mendapatkan ilmu dan prestasi. Sehingga, zonasi menjadi penghalang siswa berprestasi untuk masuk sekolah unggulan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Senada, rekan Susi, Maharani, yang juga berasal dari SMPN 1 Parungpanjang, Bogor, juga berupaya selalu berprestasi di sekolah. Sehingga, bisa diterima di sekolah unggulan, SMAN 28 Cisauk.
 
Menurut dia, sekolah dan pemerintah juga harus memerhatikan siswa-siswa yang bersungguh-sungguh dalam mendapatkan ilmu dan prestasi lain yang diperoleh siswa.
 
"Kami yang bersungguh-sungguh seperti engga bisa mengejar cita-cita," sambung Maharani, yang bercita menjadi dokter.
 
Susi melanjutkan, memilih SMAN 28 Cisauk yang memang menjadi impiannya sejak dulu. Meski, SMAN 28 Cisauk berada jauh dari zona wilayah tempat tinggalnya, di Cilejet, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor.
 
"Karena disiplinnya bagus, guru-gurunya juga bagus," ungkap siswi berprestasi dari jalur akademik ini.
 
Dia meyakini semua prestasi akademiknya mampu mengantarkan dirinya menjemput impian bersekolah di SMAN 28 Cisauk. Selain nilai akademik, Susi juga aktif dalam kegiatan pasukan pengibar bendera, dan beberapa kali meraih juara.
 
Sementara Maharani mengaku, SMAN 28 Cisauk telah lama menjadi SMA favorit untuk siswa di sekitar Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor. Dia pun yakin bisa diterima di sekolah unggulan tersebut,meski jauh dari zonasi.
 
"Pokoknya memang ingin bersekolah di sini, nilai-nilai sekolah dari kelas VII sampai kemarin juga berani diadu," ungkap Maharani.
 

(LDS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif