Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi (Foto:Dok.Diskominfo)
Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi (Foto:Dok.Diskominfo)

Penggunaan E-Katalog Pemkab Kendal Tuai Apresiasi

Rosa Anggreati • 28 November 2022 22:36
Kendal: Program E-Katalog lokal yang diterapkan di Kabupaten Kendal menuai apresiasi dari Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi.
 
Apresiasi tersebut diberikan saat Hendrar Prihadi melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal, sekaligus memberikan pengarahan terkait pemanfaatan E-Katalog, pada Jumat, 18 November 2022.
 
Pemkab Kendal dinilai cepat dalam merespons katalog. Terbukti, Kendal telah memiliki E-Katalog lokal dan proses pengadaannya melalui katalog nasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dengan mengoptimalkan potensi lokal dalam berbagai pengembangan, bisa untuk memenuhi kebutuhan belanja pemerintah daerah melalui E-Katalog. Karena dengan E-Katalog waktu bisa lebih efisien,” ujar Hendrar Prihadi.
 
Sementara, Bupati Kendal Dico M Ganinduto menjelaskan Pemkab Kendal menerapkan empat pilar pertumbuhan ekonomi Kendal, yaitu industri, UMKM, pariwisata, dan generasi 4.0.
 
Kehadiran E-Katalog menopang realisasi pilar kedua, yaitu UMKM. Sebab, E-Katalog lokal membantu membuka peluang UMKM Kendal berkompetisi semakin berkembang memperluas pasar.
 
“Kabupaten Kendal telah menyediakan 19 etalase katalog elektronik dengan jumal 66 penyedia. Kemudian, nilai pengadaan yang dilaksanakan melalui E-Katalog lokal adalah Rp3,91 miliar, dan adanya permohonan fasilitas dukungan aplikasi E-Katalog berbasis Android untuk membantu pelaku UMKM yang tidak memiliki sarana dan akses PC/laptop,” kata Bupati Dico M Ganinduto.
 
Tak hanya itu, pemanfaatan E-Purchasing  sejak tahun 2022 mencatatkan 481 transaksi dengan total belanja mencapai Rp55 Miliar.
 
“Transaksi terbesar yaitu belanja kebutuhan kesehatan yang dilakukan RSUD Dr Soewondo dan Dinas Kesehatan Kendal lebih dari 60 persen total transaksi E-Purchasing. Jenis belanja lainnya mencakup belanja makan dan minum yang bisa diakses juga di PEDAL GENJOT SAMPE KENDAL,” ujar Bupati Dico M Ganinduto.
 
Lebih lanjut Bupati Kendal berharap LKPP menerbitkan regulasi yang dapat menjadi acuan untuk meningkatkan perlindungan hukum dan kesejahteraan para pelaku pengadaan yang sesuai dengan risiko dan beban kerja.
 
“Khususnya bagi para Fungsional Pengadaan Barang/Jasa sesuai amanat MCP KPK. Adanya fasilitas dan koordinasi dari LKPP untuk pengembangan karier jabatan fungsional PPBJ sampai pada jenjang utama,” katanya.
 
(ROS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif