Sejumlah aparat keamanan berjaga ketat di pintu masuk menuju ruang rapat pleno dalam Munas XVII HIPMI 2022 di Hotel Alila Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (22/11/2022). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)
Sejumlah aparat keamanan berjaga ketat di pintu masuk menuju ruang rapat pleno dalam Munas XVII HIPMI 2022 di Hotel Alila Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (22/11/2022). (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

Usai Ricuh, Aparat Perketat Pengamanan Munas HIPMI XVII di Solo

Antara • 22 November 2022 14:03
Surakarta: Petugas keamanan TNI-Polri memperketat pengamanan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2022 di Hotel Alila Surakarta, Jawa Tengah, Selasa, 22 November 2022.
 
Sejumlah polisi dan TNI tampak berjaga di semua sudut strategis area hotel. Pengetatan keamanan itu dilakukan setelah ada kericuhan pada pembukaan Munas XVII HIPMI kemarin. Insiden perkelahian pada hari pertama Munas XVII HIPMI itu terjadi karena ada kesalahpahaman antarpeserta di luar rapat pleno.
 
Kapolresta Surakarta Kombes Iwan Saktiadi menjelaskan kronologi kericuhan yang terjadi dalam rapat pleno Munas XVII HIPMI. Awalnya apat pleno HIPMI berlangsung cukup alot. Rapat pleno selesai ditutup meskipun belum tercapai kesepakatan, sehingga sebagian peserta keluar dari ruangan rapat.
 
Baca: Viral Adu Jotos di Munas HIPMI di Solo, Netizen: Kampungan

"Di situlah terjadi kesalahpahaman. Artinya, karena padatnya situasi, tersenggol, salah paham, akhirnya terjadi gesekan personal antarpeserta," kata Iwan di Surakarta, Selasa, 22 November 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menegaskan kericuhan tersebut murni karena kesalahpahaman antarpeserta. Oleh karena itu, Polresta Surakarta berkoordinasi dengan panitia Munas XVII HIPMI supaya segera diselesaikan secara kekeluargaan.
 
Polresta Surakarta menerima laporan terkait kericuhan pada Selasa dini hari. Iwan mengatakan secara prosedur pihaknya wajib menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pemeriksaan dan mengumpulkan bukti-bukti. Prinsip penyelesaian keadilan restoratif mungkin dilakukan terhadap laporan tersebut.
 
"Kami tidak menutup kemungkinan itu (keadilan restoratif), akan ditempuh," kata Iwan.
 
Secara prosedur, polisi akan memenuhi langkah-langkah itu. Namun, Panitia penyelenggara Munas XVII HIPMI berupaya menempuh jalan mediasi. Artinya, prinsip keadilan restoratif bisa diselesaikan secara kesepakatan bersama antara pihak-pihak yang terlibat.
 
"Karena peserta semua anak muda kemudian muncul gesekan itu. Jadi tidak ada hubungannya perbedaan dua pilihan," kata Iwan.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif