Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki, dalam mediasi pelaku dan korban pada peristiwa viral jemaah dorong imam salat. Dokumentasi/ Istimewa
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki, dalam mediasi pelaku dan korban pada peristiwa viral jemaah dorong imam salat. Dokumentasi/ Istimewa

Kasus Viral Jemaah Pukul Imam Salat di Bekasi Berakhir Damai

Antonio • 03 Desember 2022 12:53
Bekasi: Kasus jemaah dorong imam salat di Masjid Ar-Rahman, Pondok Gede, Kota Bekasi, berakhir damai. Hal ini berdasarkan mediasi yang digelar pihak kepolisian dengan menghadirkan pelaku, Dr S dan korban, Ustaz Sulaeman di Mapolsek Pondok Gede.
 
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Hengki, mengatakan korban sudah memaafkan tindakan dari pelaku yang mendorong dirinya di tengah-tengah ibadah salat Magrib pada 1 Desember 2022.
 
"Perkara ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan antara pihak korban atas nama Pak Ustadz Sulaeman yang sekaligus sebagai imam untuk salat Maghrib ketika kejadian pada tanggal 1 Desember sudah memaafkan," kata Hengki di Bekasi, Jumat, 2 Desember 2022.
 
Baca: Pria Pemukul Imam Masjid yang Tengah Salat di Bekasi Diduga Depresi

Dia menyatakan pelaku telah menyampaikan permohonan maaf kepada korban serta mengaku tidak sadar dalam melakukan aksinya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Korban dan pelaku sudah saling mengenal satu sama lain. Selain itu, keduanya juga kerap saling berkunjung ke kediaman satu sama lain.
 
Selain itu, selama ini komunikasi antara korban dan pelaku berlangsung baik dan tidak ada persoalan.
 
"Pihak korban dan pelaku sudah kenal cukup lama yaitu enam tahun bahkan tujuh tahun, 2015 atau 2016 sudah kenal dan bahkan saling kunjungan rumah," jelasnya.
 
Sebelumnya, SK, 70, pria yang mendorong ustaz yang sedang memimpin salat diduga depresi. Hal ini berdasarkan keterangan yang diterima pihak kepolisian atas kasus tersebut.
 
Kapolsek Pondok Gede, Kompol Herman Edco Wijaya Simbolon, menyampaikan depresi diduga menjadi motif dari SK mendorong S yang sedang memimpin salat.
 
"Motif sementara dari keterangan saksi ada gangguan depresi yang dialami oleh pelaku, tapi kami akan mendalami," katanya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 

 
 
(DEN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif