Yogyakarta: Angka kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hanya turun kurang setengah persen. Di sisi lain, angka ketimpangan juga masih tinggi di wilayah berstatus istimewa tersebut.
"Kemiskinan dan ketimpangan merupakan dua masalah kompleks dan bersifat multidimensional sehingga menjadi salah satu prioritas pembangunan di DIY," kata Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Yogyakarta Jumat, 25 Agustus 2023.
Data Pemerintah DIY menyebut angka kemiskinan per Maret 2023 sebesar 11,4%. Angka itu disebut turun 0,45% dibandingkan semester September 2022. Sementara itu angka ketimpangan DIY pada Maret 2023 sebesar 0,449 poin. Angka itu mengalami penurunan 0,010 poin dibandingkan September 2022.
Sultan mengaku masih perlu kerja keras menekan kemiskinan dan ketimpangan itu. Pihaknya meminta lintas lembaga bekerja lebih keras mengatasi persoalan itu.
Strategi penanggulangan kemiskinan ditempuh melalui upaya mengurangi beban pengeluaran masyarakat. Selain itu juga meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin.
"Kami juga mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro serta kecil dan sinergi kebijakan serta program penanggulangan kemiskinan," jelasnya.
Sultan mengungkap upaya untuk menurunkan ketimpangan wilayah ditempuh melalui pengembangan kewirausahaan UMKM, budidaya ternak, dan pasar murah produk perikanan. Hal yang paling penting, lanjutnya, penyediaan sarana prasarana untuk mendukung pelayanan usaha bagi pelaku usaha dan berbagai program pendukung UMKM lainnya.
"Utamanya di 3 wilayah tertinggal di DIY yang UMKM-nya meliputi sekitar 68 persen," bebernya.
Ia menambahkan dukungan entitas usaha pada daerah tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap penurunan ketimpangan dengan semakin membaiknya kinerja sektor industri pengolahan. Selain itu terdapat juga pelaksanaan berbagai proyek infrastruktur pada wilayah tertinggal di DIY.
"Perbaikan kondisi dan strategi diatas diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi tetapi juga mengurangi tingkat kemiskinan serta ketimpangan wilayah di DIY tahun 2023, sehingga target kemiskinan dan ketimpangan wilayah di DIY pada tahun 2023 dapat tercapai," ujar Sultan.
Yogyakarta: Angka
kemiskinan di Daerah Istimewa
Yogyakarta (DIY) hanya turun kurang setengah persen. Di sisi lain, angka ketimpangan juga masih tinggi di wilayah berstatus istimewa tersebut.
"Kemiskinan dan ketimpangan merupakan dua masalah kompleks dan bersifat multidimensional sehingga menjadi salah satu prioritas pembangunan di DIY," kata Gubernur DIY,
Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Yogyakarta Jumat, 25 Agustus 2023.
Data Pemerintah DIY menyebut angka kemiskinan per Maret 2023 sebesar 11,4%. Angka itu disebut turun 0,45% dibandingkan semester September 2022. Sementara itu angka ketimpangan DIY pada Maret 2023 sebesar 0,449 poin. Angka itu mengalami penurunan 0,010 poin dibandingkan September 2022.
Sultan mengaku masih perlu kerja keras menekan kemiskinan dan ketimpangan itu. Pihaknya meminta lintas lembaga bekerja lebih keras mengatasi persoalan itu.
Strategi penanggulangan kemiskinan ditempuh melalui upaya mengurangi beban pengeluaran masyarakat. Selain itu juga meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin.
"Kami juga mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha mikro serta kecil dan sinergi kebijakan serta program penanggulangan kemiskinan," jelasnya.
Sultan mengungkap upaya untuk menurunkan ketimpangan wilayah ditempuh melalui pengembangan kewirausahaan UMKM, budidaya ternak, dan pasar murah produk perikanan. Hal yang paling penting, lanjutnya, penyediaan sarana prasarana untuk mendukung pelayanan usaha bagi pelaku usaha dan berbagai program pendukung UMKM lainnya.
"Utamanya di 3 wilayah tertinggal di DIY yang UMKM-nya meliputi sekitar 68 persen," bebernya.
Ia menambahkan dukungan entitas usaha pada daerah tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap penurunan ketimpangan dengan semakin membaiknya kinerja sektor industri pengolahan. Selain itu terdapat juga pelaksanaan berbagai proyek infrastruktur pada wilayah tertinggal di DIY.
"Perbaikan kondisi dan strategi diatas diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi tetapi juga mengurangi tingkat kemiskinan serta ketimpangan wilayah di DIY tahun 2023, sehingga target kemiskinan dan ketimpangan wilayah di DIY pada tahun 2023 dapat tercapai," ujar Sultan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(DEN)