Tasikmalaya: Pemerintah Kota Tasikmalaya berencana akan menerapkan kenormalan baru (new normal) dalam waktu dekat. Pemkot tengah mempersiapkan aspek kesehatan dan sosial, ekonomi hingga ke perkampungan termasuk membuka kembali enam mal yang berada di Kota Tasikmalaya.
Kota Tasikmalaya sendiri akan melakukan tatanan baru hidup normal. Terutamanya bagi enam mal yang sudah mulai beroperasi.
Kasat Sabhara Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dian Rosdiana mengatakan kenormalan baru telah dilakukan dan sekarang tim Satgas telah melaksanakan kegiatan pengawasan. Pengawasan mulai dilakukan terhadap enam mal yang siap menerapkan new normal.
"Kami telah menerjunkan tim Satgas Preventif untuk melakukan pengawasan terhadap enam mal antara lain, Asia Plaza, Mayasari Plaza, Yogya Dept Store, Transmart, Asia Dept Store hingga Matahari. Namun, monitoring kenormalan baru tersebut tetap harus menerapkan standar protokol kesehatan sesuai dengan anjuran dari Kementrian Kesehatan dan diberlakukan pada Rabu, 27 Mei 2020 malam sekitar pukul 22.30 WIB," kata Dian di Tasikmalaya, Rabu, 27 Mei 2020.
Dian mengatakan, kenormalan baru yang telah dilakukan selama ini sudah dilakukan sejak pagi hari dengan menerjunkan tim gabungan dari Polri dan TNI. Petugas mengawasi pengunjung mulai dari pemakaian masker, tidak berkerumun dan harus menjaga jarak.
"Kami meminta agar para pengunjung supaya tetap mematuhi anjuran pemerintah, dan tetap selalu mengenakan masker, jaga jarak hingga jangan berkerumun dan harus selalu mencuci tangan dengan baik. Karena, di tengah wabah covid-19 ini agar warga jangan menyepelekan dan harus menaati peraturan pemerintah," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Diksan mengatakan, untuk sekarang ini pemerintah daerah masih terus membahas penerapan new normal bersama Provinsi Jawa Barat. Penerapan new normal menunggu pemerintah pusat dan provinsi.
"Kami masih terus membahas kenormalan baru yang dilakukan pemerintah Provisi Jabar, dan aturan tersebut harus bisa melaksanakan dengan baik terutamanya ptotokol kesehatan tetap dilakuka. Akan tetapi, untuk sekarang ini kasus positif yang terjadi di Kota Tasikmalaya sudah adanya kenaikan hingga tercatat 50 pasien positif," paparnya.
Tasikmalaya: Pemerintah Kota Tasikmalaya berencana akan menerapkan kenormalan baru (new normal) dalam waktu dekat. Pemkot tengah mempersiapkan aspek kesehatan dan sosial, ekonomi hingga ke perkampungan termasuk membuka kembali enam mal yang berada di Kota Tasikmalaya.
Kota Tasikmalaya sendiri akan melakukan tatanan baru hidup normal. Terutamanya bagi enam mal yang sudah mulai beroperasi.
Kasat Sabhara Polres Tasikmalaya Kota, AKP Dian Rosdiana mengatakan kenormalan baru telah dilakukan dan sekarang tim Satgas telah melaksanakan kegiatan pengawasan. Pengawasan mulai dilakukan terhadap enam mal yang siap menerapkan new normal.
"Kami telah menerjunkan tim Satgas Preventif untuk melakukan pengawasan terhadap enam mal antara lain, Asia Plaza, Mayasari Plaza, Yogya Dept Store, Transmart, Asia Dept Store hingga Matahari. Namun, monitoring kenormalan baru tersebut tetap harus menerapkan standar protokol kesehatan sesuai dengan anjuran dari Kementrian Kesehatan dan diberlakukan pada Rabu, 27 Mei 2020 malam sekitar pukul 22.30 WIB," kata Dian di Tasikmalaya, Rabu, 27 Mei 2020.
Dian mengatakan, kenormalan baru yang telah dilakukan selama ini sudah dilakukan sejak pagi hari dengan menerjunkan tim gabungan dari Polri dan TNI. Petugas mengawasi pengunjung mulai dari pemakaian masker, tidak berkerumun dan harus menjaga jarak.
"Kami meminta agar para pengunjung supaya tetap mematuhi anjuran pemerintah, dan tetap selalu mengenakan masker, jaga jarak hingga jangan berkerumun dan harus selalu mencuci tangan dengan baik. Karena, di tengah wabah covid-19 ini agar warga jangan menyepelekan dan harus menaati peraturan pemerintah," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya Ivan Diksan mengatakan, untuk sekarang ini pemerintah daerah masih terus membahas penerapan new normal bersama Provinsi Jawa Barat. Penerapan new normal menunggu pemerintah pusat dan provinsi.
"Kami masih terus membahas kenormalan baru yang dilakukan pemerintah Provisi Jabar, dan aturan tersebut harus bisa melaksanakan dengan baik terutamanya ptotokol kesehatan tetap dilakuka. Akan tetapi, untuk sekarang ini kasus positif yang terjadi di Kota Tasikmalaya sudah adanya kenaikan hingga tercatat 50 pasien positif," paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WHS)