Jalan Tol di Makassar 100 Persen bakal Non Tunai

Andi Aan Pranata 30 Oktober 2018 16:29 WIB
transaksi non tunaitol
Jalan Tol di Makassar 100 Persen bakal Non Tunai
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Lucky)
Makassar: Pengguna jalan tol di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diwajibkan seluruhnya membayar menggunakan uang elektronik mulai 10 November 2018. Sistem pembayaran non runai itu sudah diterapkan secara bertahap sejak Oktober tahun 2017.

Anwar Toha, Direktur PT Bosowa Marga Nusantara dan Jalan Tol Seksi Empat (BMN-JTSE) selaku Manajemen Tol Makassar mengatakan, kebijakan ini berlaku pada seluruh ruas gerbang tol. Manajemen mulai mensosialisasikan kebijakan tersebut agar bisa langsung diterapkan secara utuh.

"Kami siap memberlakukan sistem uang elektronik seratus persen guna mendukung penuh program pemerintah dalam menerapkan pembayaran non-tunai di gerbang tol," kata Toha pada konferensi pers di Makassar, Selasa 30 Oktober 2018.


Anwar memastikan bahwa sejak tahun 2017 pihaknya telah menyiapkan infrastuktur berupa gardu pembayaran uang elektronik di sembilan gerbang tol se-Makassar. Antara lain di Gerbang Cambaya, Kalukubodoa, Tamalanrea, Parangloe, Biringkanaya, Bira Barat, Bira Timur, Tallo Barat, dan Tallo Timur. Setiap hari, tol dilalui rata-rata 110 ribu kendaraan.

Sebelumnya Manajemen Tol Makassar memberlakukan gerbang pembayaran uang tunai pada 13 gardu sebagai penanganan kejadian-kejadian tak terduga. Dan mulai 10 November mendatang, gardu tersebut beralih fungsi dan hanya melayani pembayaran uang elektronik.

Penerapan uang elektronik, kata Toha, merupakan program pemerintah untuk memangkas waktu transaksi, sehingga mengurangi penumpukan kendaraan di gerbang tol. Sehingga pengguna jalan tol dapat merasakan kemudahan dalam bertransaksi secara lebih efisien.

"Pihak Manajemen Tol Makassar juga telah melancarkan sejumlah sosialisasi dan edukasi mengenai adanya perubahan sistem pembayaran, antara lain dengan materi promosi billboard, spanduk, pembagian flyer, sampai kampanye di media sosial," ujar Toha.

Menurut pengelola, sejauh ini pengguna uang elektronik di tol se-Makassar sudah mencapai 56 persen. Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan uang elektronik, BMN-JTSE bekerjasama dengan empat bank, yakni Bank BCA, BRI, BNI, dan Bank Mandiri. Uang elektronik yang dapat dipakai untuk gerbang otomatis antara lain Flazz, Brizzi, TapCash, dan E-Money.

"Bagi pengguna tol yang akan mengisi ulang kartu uang elektronik atau membeli kartu perdana, kami siapkan area khusus. Pengisian juga bisa di toko swalayan atau aplikasi mobile banking di telepon seluler," kata Toha.



(ALB)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id