Dua korban didampingi rekannya masing-masing mendatangi Mapolda Sumsel, di Palembang, Rabu (1/12/2021). ANTARA/M Riezko Bima Elko P/21
Dua korban didampingi rekannya masing-masing mendatangi Mapolda Sumsel, di Palembang, Rabu (1/12/2021). ANTARA/M Riezko Bima Elko P/21

Kronologi 3 Mahasiswi Unsri Terima Pelecehan Seksual dari Dosen

Nasional pencabulan pelecehan seksual kekerasan seksual Universitas Sriwijaya Sumatra Selatan Pelecehan Seksual di Kampus
Gonti Hadi Wibowo • 03 Desember 2021 10:11
Palembang: Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatra Selatan (Sumsel) membeberkan kronologi tiga mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) yang mengalami pelecehan seksual oleh oknum dosen dan staf kampus.
 
Kejadian bermula saat salah satu mahasiswi berinisial D menggunakan akun anonim curhat di media sosial pada 27 September yang mengaku mendapatkan pelecehan seksual oleh oknum dosen pada 28 Agustus 2021 saat hendak mengurus skripsi di kampus. 
 
Dua bulan berlalu, D memutuskan melaporkan dosennya yang belakangan diketahui berinisial A ke Polda Sumsel karena tidak menemukan titik terang dalam mediasi yang dilakukan oleh pihak kampus. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setelah mengetahui bahwa ada dua korban lagi mahasiswi yang mengalami hal serupa membuat dia berani untuk melaporkan kejadian itu ke polisi," kata Kasubdit IV Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel, Kompol Masnoni, Jumat, 3 Desember 2021.
 
Baca juga: Wali Kota Tanjung Pinang Minta Warga Tak Bepergian saat Tahun Baru
 
Masnoni mengatakan pihaknya telah menerima dua laporan polisi yang masuk dari tiga mahasiswi yang menjadi korban oleh pelaku yang berbeda.
 
Sedangkan untuk laporan D yang dilakukan oleh A diduga melakukan pelecehan seksual secara fisik. Korban digerayangi oleh pelaku dan dipaksa melakukan oral seks di dalam ruang laboratorium kampus. 
 
Sementara, dua korban lainnya juga mengalami pelecehan seksual secara verbal oleh terduga pelaku yang disebut oleh pihak kampus Unsri sebagai staf kampus.
 
"Kedua korban ini dilecehkan oleh terlapor dengan mengumbar kata-kata cabul," ungkapnya. 
 
Masnoni memastikan pihaknya akan mengusut tuntas kasus tersebut.
 
"Karena masih dalam penyelidikan kita belum bisa memberikan keterangan detail untuk sekarang," katanya.

 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif