Seorang warga sedang mengamati pemukiman dari atas rumahnya yang terendam material akibat hujan deras di kawasan Gunung Semeru di Dusun Kamar Kajang, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (9/12/2021). ANTARA/Zabur Karuru
Seorang warga sedang mengamati pemukiman dari atas rumahnya yang terendam material akibat hujan deras di kawasan Gunung Semeru di Dusun Kamar Kajang, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (9/12/2021). ANTARA/Zabur Karuru

Hujan Bikin Rumah-rumah di Kamar Kajang Terendam Material Semeru

Antara • 09 Desember 2021 14:07
Lumajang: Sebagian permukiman di Dusun Kamar Kajang, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terendam material Gunung Semeru yang dibawa banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi di wilayah setempat. Kawasan Kamar Kajang merupakan daerah terdampak susulan akibat awan panas guguran Gunung Semeru.
 
Melansir Antara, tampak jalanan aspal selebar empat meter tertutupi abu bercampur lumpur, dan air mengalir tetap terlihat di beberapa titik. Sementara itu, puluhan warga setempat berdatangan melihat kondisi rumahnya yang terendam.
 
Petugas dan relawan juga melakukan upaya pembersihan jalan menggunakan alat berat agar dapat dilalui, khususnya untuk kelancaran proses evakuasi warga. Sejumlah warga mengaku kaget setelah tahu rumahnya sudah tinggal atap. 

"Saya sejak peristiwa Sabtu lalu, sudah bersama keluarga mengungsi karena rumah terdampak. Tapi ternyata sekarang rumah sudah tenggelam oleh pasir," ujar Yudi, warga Kamar Kajang.
 
Baca: Warga Ngantang Bantu Cari Harta Benda Korban Erupsi Semeru
 
Sambil menunjukkan rumahnya, pria 49 tahun tersebut tidak menyangka mengalami nasib serupa dengan warga di beberapa lokasi lain yang rumahnya terendam material bercampur pasir.
 
Ia berharap mendapat bantuan dari pemerintah terkait tempat tinggal. Termasuk upaya relokasi ke lokasi lain.
 
"Saya sebenarnya masih ingin tinggal di daerah ini. Tapi saya juga ikut kesepakatan warga di sini saja," imbuhnya.
 
Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, mengalami peningkatan aktivitas pada Sabtu, 4 Desember 2021. Saat itu, Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran dan berdampak pada daerah di sekitarnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan