Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu, Maulidiono. Foto: Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu, Maulidiono. Foto: Medcom.id/Daviq Umar Al Faruq

Pemkot Batu Kekurangan Blangko KTP-el

Daviq Umar Al Faruq • 04 November 2019 16:13
Batu: Blangko KTP-el di Kota Batu, Jawa Timur, tersisa sekitar 100 keping saat ini. Sedangkan masyarakat yang membutuhkan blangko KTP-el berjumlah ribuan setiap bulannya.
 
"Setiap minggu sekitar 1.000 hingga 1.500 masyarakat mendaftar KTP-el baru. Kalau sebulan ya tinggal dikalikan empat. Kira-kira butuh 6.000 an (blangko KTP-el)," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu, Maulidiono saat dikonfirmasi Medcom.id, Senin, 4 November 2019.
 
Maulid, sapaan akrabnya, menerangkan masyarakat yang mendaftar KTP-el baru tidak hanya pendaftar pemula usia 17 tahun. Tapi juga masyarakat yang mendaftar perubahan status dari belum kawin menjadi menikah, pindah data, pindah antar daerah, mutasi dan lain-lain.

"Nah itu kan akhirnya berubah. Pindah antar desa antar RT aja sudah berubah kan. Jadi tidak hanya pemula. Belum lagi ada masyarakat dari luar masuk sini. Mutasi dari luar itu butuh KTP-el. Menikah cerai juga berubah. Kalau KTP enggak ganti ya enggak bisa menikah lagi," terangnya.
 
Setiap bulannya Kota Batu mendapat jatah blangko KTP-el hingga 4.000 keping dari pemerintah pusat. Namun jumlah tersebut masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Batu tiap bulannya.
 
"Kebutuhan masyarakat semakin banyak, sementara suplai dari pusat hanya sedikit. Jadi saya berharap masyarakat untuk sabar bahwa pelayanan kami untuk KTP-el sedikit terhambat," ujarnya.
 
Masyarakat Kota Batu yang mengurus KTP-el terlayani dengan surat keterangan (suket). Suket diakui Maulid, fungsinya sama dengan KTP-el. 
 
"Seluruh pelayanan publik bisa menerima. Termasuk untuk CPNS itu bisa, mencoblos, perbankan, kepolisian, imigrasi bisa. Jadi masyarakat tidak dirugikan," bebernya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LDS)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>