Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat mendampingi Presiden RI Joko Widodo. Dokumentasi/ Biro Setpres
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, saat mendampingi Presiden RI Joko Widodo. Dokumentasi/ Biro Setpres

Tanah dari Kraton Yogyakarta Turut Dibawa ke IKN

Ahmad Mustaqim • 14 Maret 2022 07:46
Yogyakarta: Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, mendampingi Presiden RI Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Kalimantan Timur dari Pangkalan TNI AU Adi Sutjipto, Yogyakarta, Minggu 13 Maret 2022.
 
Rombongan terbatas tersebut menuju Kawasan Titik Nol Kilometer Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara.
 
Gubernur DIY turut membawa tanah dan air yang berasal dari DIY untuk disatukan dengan tanah dan air dari seluruh daerah di penjuru Indonesia. Tanah dan air dari Yogyakarta diambil dari lingkungan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang dari Jogja, tanah dan air diambil dari kraton," kata Kepala Bagian Humas, Biro Umum, Hubungan Masyarakat, dan Protokol (UHP) DIY, Ditya Nanaryo Aji, dalam ketengan tertulis, Minggu malam, 13 Maret 2022.
 
Baca: Kecelakaan di Palembang Tewaskan Seorang Anggota Polisi
 
Ditya tak menjelaskan pasti makna pengambilan tanah dan air dari Kraton Yogyakarta. Ia hanya menyebut tanah dan air ini akan diletakkan di IKN sebagai penanda di sana akan menjadi ibu kota negara sekaligus pusat bagi Indonesia. Upacara simbolis penggabungan tanah dan air ini akan dilakukan di titik 0 kilometer IKN.
 
Dalam siaran pers tertulis, rombongan Presiden ini akan melakukan serangkaian agenda kerja di lokasi yang nantinya ibu kota negara akan berada. Setibanya di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kota Balikpapan, Presiden akan langsung menuju hotel tempatnya bermalam untuk kemudian melanjutkan agenda kerja keesokan harinya.
 
Selain Gubernur DIY, Presiden Jokowi dalam penerbangan menuju Provinsi Kalimantan Timur didampingi oleh antara lain Menteri BUMN, Erick Thohir; Sekretaris Kabinet, Pramono Anung; Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia; Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono; Sekretaris Militer Presiden, Marsda TNI M. Tonny Harjono; Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.
 
 
 
(DEN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif