ilustrasi/Medcom.id
ilustrasi/Medcom.id

Tak Terima Dianiaya Senior di Sekolah, Siswa SMA di Makassar Lapor Polisi

Muhammad Syawaluddin • 27 September 2022 16:19
Makassar: Seorang siswa SMA 2 Kota Makassar menjadi korban penganiayaan terhadap temannya. Tak terima, korban langsung melaporkan pelak ke kepolisian.
 
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS, mengatakan saat ini laporan siswa yang telah dianiaya seniornya sudah masuk dan saat ini telah diproses oleh penyidik Polsek Mamajang.
 
"Saat kasusnya sementara diproses," kata Lando di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 27 September 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengatakan sudah ada beberapa orang yang dimintai keterangan terkait penganiayaan tersebut. Namun, sampai saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan.
 
"Iya sudah ada beberapa orang yang diperiksa," jelasnya.
 
Lando menjelaskan penganiayaan itu berawal ketika korban yang merupakan siswa kelas 11 merasa kakak kelasnya tak adil dalam memperlakukan juniornya. Tak terima dengan protes yang dilakukan juniornya, pelaku yang saat ini duduk di bangku kelas 12 geram dan langsung melakukan penganiayaan.
 
Baca: Sama-sama Klaim Jadi Korban, Jaksa dan Guru di Karawang Saling Lapor

"Sebab menurut keterangan sementara bahwa itu seniornya tidak berlaku adil kepada juniornya, akhirnya bermasalah dan akhirnya berkelahi," jelasnya.
 
Kepala SMAN 2 Makassar, H Muh Asrar, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu pekan lalu. Perkelahian itu usai setelah guru melerai kedua belah pihak.
 
“Peristiwa itu terjadi pada hari Rabu lalu, tepatnya setelah salat dhuhur, beberapa siswa kelas 11 dan 12 melakukan perkelahian di dalam kelas. Pada saat kejadian itu, secara spontan guru-guru lari melerai anak-anak kita saat itu sedang berkelahi,” ungkapnya.
 
Asrar pun meluruskan kabar yang menyebut guru ikut berkelahi. Dalam video yang viral, tampak guru terlihat tengah memegang salah seorang siswa. 
 
"Kejadian diawal adalah perkelahian antara siswa dengan siswa. Sehingga guru itu sebenarnya hanya melerai perkelahian, bukan melakukan kekerasan” katanya.
 
(NUR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif