Pendiri Ponpes Al-Mukmin, Ustaz Abu Bakar Ba'asyir menghadiri upacara peringatan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI pada Rabu (17/8) di Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah. ANTARA/Wuryanti Puspitasari.
Pendiri Ponpes Al-Mukmin, Ustaz Abu Bakar Ba'asyir menghadiri upacara peringatan HUT Ke-77 Kemerdekaan RI pada Rabu (17/8) di Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah. ANTARA/Wuryanti Puspitasari.

Pertama Sejak 50 Tahun Berdiri, Ponpes Al-Mukmin Ngruki Sukoharjo Gelar Upacara HUT RI

Media Indonesia • 17 Agustus 2022 10:33
Sukaharjo: Upacara peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia ini pertama kalinya digelar semenjak Ponpes Al Mukmin Ngruki berdiri 50 tahun lalu. Upacara turut dihadiri salah satu pimpinan Ponpes eks narapidana kasus terorisme Ustaz Abu Bakar Ba'asyir.
 
Sebuah peristiwa bersejarah nan indah, ketika momen bangsa Indonesia merayakan 77 tahun kemerdekaan, akhirnya pesantren yang berlokasi di Dukuh Ngruki, Kelurahan Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, bersedia menggelar upacara bendera. Upacara peringatan HUT RI belum pernah sekalipun dilakukan sejak berdirinya ponpes ini tahun 1972.
 
Dan terasa sangat istimewa pula, dalam upacara nanti dipimpin langsung Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendi yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Abu Bakar Ba'asyir mengakui upacara HUT RI ini inisiatif dari para alumni pondok pesantren, sekaligus pada tahun ini sedang mempersiapkan peringatan setengah abad berdirinya Ponpes Al Mukmin.
 
"Upacara ini merupakan bentuk wujud syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan, dan ini akan dilakukan pula di dalam masjid dalam bentuk sujud syukur," ungkap Ba'asyir usai upacara di Sukoharjo, Rabu, 17 Agustus 2022.
 
Baca: Abu Bakar Ba'asyir Ikut Upacara HUT 77 RI di Ponpes Ngruki Sukoharjo

Menko PMK Muhadjir Effendy bersyukur upacara berjalan lancar. Upacara diikuti ratusan santri dan pengasuh pondok pesantren.
 
"Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar," ucap Muhadjir yang mengaku bahwa kedatangannya untuk menjadi Irup Upacara 17 an atas undang pihak pesantren.
 
Muhadjir berpesan, agar para santri terus belajar yang berimbang, baik dalam menyerap ilmu pengetahuan umum maupun agama. Ia menegaskan dari segi karakter tidak perlu diragukan lagi, karena pesantren terkait pendidikan akhlak pasti sangat diutamakan.
 
"Hanya harus ada perimbangan, antara belajar ilmu umum dengan agama. Belajar ilmu agama pasti sangat cukup dalam, kalau dilengkapi dengan ilmu pengetahuan umum yang sangat kuat, tentu para santri dan juga alumni yang sudah tersebar baik di tanah air maupun di luar negeri, akan mampu mengisi kemerdekaan bangsa iji secara baik " tegas dia.
 
Maulana Rifki salah satu santri yang bertugas upacara HUT RI mengaku sempat grogi. Ini pengalaman pertamanya semanjak menempuh pendidikan di Ponpes Ngruki Sukoharjo.
 
"Sempat grogi, soalnya baru pertama kali mengikuti upacara hingga jenjang aliyah (SMA) ini. Tetapi sangat seneng banget, dan hati ini berdebar ketika penaikan bendera yang diiringi lagu Indonesia Raya. Sangat berkesan banget, dan saya bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia," kata dia.
 
Humas Ponpes Al Mukmin Ngruki, Muchson mengatakan, untuk mempersiapkan peringatan HUT ke 77 Kemerdekaan RI ini, pihak pesantren membentuk kepanitiaan, yang disebut Panitia Peringatan Setengah Abad Pondok Ngruki.
 
Ada latihan upacara bersama TNI/Polri, agar pelaksanaan berjalan khidmat. Gelaran upacara HUT RI dalam rangka mengingat kembali sejarah merebut kemerdekaan yang tidak lepas dari kontribusi santri dan ulama.
 
Lebih dari itu, lanjut Muchson, upacara peringatan HUT ke-77 RI itu juga sebagai bentuk rasa syukur Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki atas kiprahnya di lembaga pendidikan selama setengan abad.
 
Danrem 074/Wt Kol Inf Achiruddin berharap momentum kemerdekaan ini dapat menggugah rasa cinta Tanah Air dan meningkatkan semangat nasionalisme para santri Ponpes Al Mukmin Ngruki.
 
"Harapan kami, momentum kemerdekaan dapat memperbarui rasa cinta tanah air dan membangkitkan semangat nasionalisme para santri, alumni dan pengasuh," tegas mantan ajudan Presiden Jokowi itu.
 
 
(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif