Ilustrasi--Tes PCR terhadap pedagang Pasar Perumnas Klender, Jakarta, Timur, Jumat, 22 Mei 2020. (Foto: Medcom.id/Zaenal Arifin)
Ilustrasi--Tes PCR terhadap pedagang Pasar Perumnas Klender, Jakarta, Timur, Jumat, 22 Mei 2020. (Foto: Medcom.id/Zaenal Arifin)

DIY Jemput Bola Tes Covid-19 Warga

Nasional Virus Korona tes virus korona Pencegahan Covid-19
Ahmad Mustaqim • 07 Januari 2021 08:41
Yogyakarta: Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan melakukan tes swab PCR ke titik tertentu atau jemput bola. Mereka akan memaksimalkan bantuan satu unit mobil dari Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan. 
 
"Mobil ini berperan sebagai laboratorium tambahan. Dengan mobilitas lebih tinggi karena tentunya dapat menyasar ke beberapa tempat," kata Kepala BBTKLPP, Irene, Kamis, 7 Januari 2021. 
 
Rencana itu menyusul tingginya penambahan kasus penularan covid-19 di DIY. Jumlah penambahan kasus harian hampir selalu di atas 200. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Irene, mobil tersebut bisa membantu pelayanan di wilayah layanan BBTKLPP, yakni DIY dan Jawa Tengah. Mobil laboratorium bergerak surveilans ini difokuskan untuk kasus covid-19.
 
Baca juga: Pelaku Penembakan Heli di Mimika Masih Diburu
 
"Diharapkan mobil ini dapat meluncur pada pertengahan Januari. Saat ini, masih ada beberapa kesiapan yang harus dilakukan," ungkapnya. 
 
Ia menyebut, mobilitas mobil akan ke daerah yang terjadi lonjakan kasus covid-19. Sampel yang diterima oleh mobil akan langsung diproses sehingga hasil akan didapatkan dalam waktu yang relatif singkat. 
 
"Tidak perlu seperti biasanya, mengirim ke laboratorium yang ada di BBTKLPP lagi. Mobil ini juga dapat digunakan untuk deteksi penyakit lainnya seperti TBC dan demam berdarah," ungkapnya. 
 
Juru bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih menyatakan, penambahan kasus pada Rabu, 6 Januari 2021, sebanyak 272. Total kasus covid-19 di DIY sebanyak 13.612. 
 
"Bantul tambahan 97 kasus, Sleman 92 kasus, Kota Yogyakarta 31 kasus, Kulon Progo 30 kasus, dan Gunungkidul 22 kasus. Sementara, kasus sembuh saat ini sebanyak 9.192," imbuhnya.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif