Ilustrasi. (Foto: MI/Ramdani)
Ilustrasi. (Foto: MI/Ramdani)

Pemkot Medan Pastikan Tidak Ada Acara Sambut Tahun Baru 2021

Nasional Virus Korona natal dan tahun baru Pencegahan Covid-19 Protokol Covid-19
Antara • 18 Desember 2020 06:02
Medan: Pemkot Medan memastikan tidak mengadakan acara menyambut malam Tahun Baru 2021 demi mencegah kerumunan warga mengingat pandemi covid-19 masih melanda Ibu Kota Provinsi Sumatra Utara itu.
 
Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan, meskipun demikian pihaknya tidak melarang warga untuk merayakan Natal dan Tahun Baru 2021.
 
"Hanya saja masyarakat harus memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi covid-19 saat ini, dan kita tidak ada mengadakan acara khusus, terutama di malam pergantian tahun," katanya, Kamis, 17 Desember 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hingga kini, ujar Akhyar, kasus covid-19 di Kota Medan masih dalam situasi yang terkendali. Artinya, lanjut dia, tidak ada yang mengkhawatirkan karena semua pasien terkonfirmasi positif ditangani dengan baik, dan begitu juga tingkat kesembuhan.
 
Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan covid-19 Kota Medan, hingga Rabu 16 Desember 2020, jumlah terkonfirmasi covid-19 total 8.194 orang. Terdiri dari 6.894 orang dinyatakan sembuh, 972 orang masih dalam perawatan, dan 328 orang meninggal.
 
Baca juga: 6 Santri Kedapatan Bawa Busur Panah, Diduga Menuju Jakarta
 
"Meskipun demikian, kami minta masyarakat tetap harus disiplin menjalankan protokol kesehatan guna meminimalisasi penyebaran covid-19 di Kota Medan," tuturnya.
 
Ia menjelaskan, protokol kesehatan yang harus dilaksanakan, yakni menggunakan masker ketika beraktivitas, mencuci tangan menggunakan air mengalir dengan sabun atau handsanitizer, dan menjaga jarak antara satu dengan yang lain.
 
"Masyarakat juga harus cerdas, di kerumunan yang berbahaya itu ada droplet. Droplet itu, percikannya seberapa jauh. Kalau jaraknya terpenuhi, kan tidak masalah. Saya juga tidak menganjurkan untuk melakukan konvoi dalam merayakan tahun baru. Harus cerdas yang mana itu yang dilarang, yang mana yang bahaya," ucap dia.
 
"Kami juga tidak melarang orang keluar kota untuk liburan, dan kami tidak melarang orang datang ke Kota Medan, asalkan mereka memenuhi protokol kesehatan. Semua warga kota harus memahami bagaimana metode pencegahannya, dan metode penularannya, sehingga kita bisa mengantisipasi tertular virus korona," tegas Akhyar.
 
(MEL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif