Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil). Foto: Medcom.id/ Roni Kurniawan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil). Foto: Medcom.id/ Roni Kurniawan

Ridwan Kamil Usul Konsep 3D Bangun Peradaban IKN

Roni Kurniawan • 10 Februari 2022 10:57
Bandung: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menuturkan membangun sebuah kota baru harus memiliki identitas dan kearifan lokal. Konsep Desain, Density, dan Diversity (3D) juga harus menjadi rumus penting yang diterapkan demi membangun sebuah peradaban yang berkelanjutan.
 
Momentum pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, akan menjadi bagian penting dari transformasi Indonesia menuju ekonomi hijau. Emil, sapaan Ridwan Kamil, meminta Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) segera ambil bagian dengan merespons melalui kajian keilmuan yang komprehensif.
 
"Karena untuk membangun peradaban kota ada rumus desain, density, dan diversity. Rumus 3D ini harus dijaga dalam pembangunan IKN demi melahirkan peradaban kehidupan yang sustainable," kata Emil melalui Humas Jabar, Kamis, 10 Februari 2022.

Emil berpandangan pelibatan dalam pembangunan tata kota baru asosiasi seperti halnya IAI sangat diperlukan. Nantinya, masukan-masukan dari segi keilmuan para arsitek se-Indonesia bisa menumbuhkan pembangunan kota dengan konsep ekonomi hijau.
 
"Kalau saya boleh mengusulkan, harus ada pendamping (konsultan) dalam pembangunan IKN salah satunya asosiasi IAI ini, dalam menentukan sebuah proyek pembangunan di IKN ini," ujarnya.
 
Baca: Petisi Tolak IKN Dinilai Wajar dalam Demokrasi
 
Ia menuturkan dengan melibatkan asosiasi IAI, disinyalir menjamin proses pembangunan akan berjalan lancar. Para arsitek bertindak dan memberikan pendapatnya sesuai dengan keilmuan juga kebutuhan kota baru.
 
"Saran saya ,itu kesuksesan asosiasi menjadi penasihat dalam menentukan ya atau tidaknya dalam proyek IKN. Kalau hadir jadi konsultannya Presiden, terjaminlah pembangunannya," sebut dia.
 
Emil berharap pembangunan IKN bisa mengombinasikan urban desain khas Eropa dan budaya Indonesia. Hal itu guna mengikuti kemajuan jaman serta tetap menjaga keberagaman yang ada di Indonesia.
 
"IKN harus kombinasi urban desain khas Eropa. Selain itu ekspresi budaya negara kita juga harus dilibatkan yang penuh dengan keragaman budayanya dimulai dari etnis Jawa, Sunda, Papua, Ambon, Batak dan lain-lain," ungkapnya.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(NUR)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>